MYLESAT.COM – Korea Utara terus memperkuat alutsista serang dengan memamerkan rudal antarbenua terbarunya. Sistem rudal balistik antarbenua terbaru i ni dipamerkan dalam sebuah parade militer di Pyongyang pada Rabu (8/02/2023) menandai ulang tahun ke-75 angkatan bersenjata Korea Utara.
Untuk pertama kalinya, Korea Utara secara terbuka memamerkan ICBM (intercontinental ballistic missile) berbahan bakar padat yang baru. Sejumlah pakar pertahanan menilai bahwa ICBM ini sangat mirip dengan rudal Topol-M buatan Rusia, yang namanya diterjemahkan menjadi “poplar tree”.
Media Korea Utara tidak memberikan rincian tentang rudal jarak jauh yang baru ini. Akan tetapi mengatakan bahwa persenjataan semacam itu menunjukkan “kemampuan pencegahan perang dan serangan balik yang hebat” dari negara itu.
Lee Sung-jun, juru bicara Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, mengatakan dalam sebuah pengarahan bahwa militer Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang menganalisa secara seksama foto-foto dan laporan dari Korea Utara untuk mengevaluasi persenjataan yang dipamerkan.
Parade ini terjadi ketika rezim Korut telah menggandakan program pengembangan senjatanya, mengecam apa yang disebutnya sebagai kebijakan “permusuhan” AS dan menekankan prinsip “nuklir untuk nuklir dan konfrontasi habis-habisan untuk konfrontasi habis-habisan.”
Pyongyang juga telah mengeraskan retorikanya terhadap Seoul, menyebut negara tetangga di selatan itu sebagai musuh yang “tidak diragukan lagi”. Korut menyerukan peningkatan persenjataan nuklirnya secara eksponensial.
RT-2PM2 Topol-M yang oleh NATO dijuluki SS-27 Sickle B, adalah rudal balisitik pertama yang dikembangkan setelah pembubaran Uni Soviet. Rudal ini dikembangkan dari rudal balistik antarbenua bergerak RT-2PM Topol.
Rudal monster yang memiliki jangkauan 11.000 kilometer ini jelas menakutkan NATO dan sekutunya. Dengan kemampuan maksimalnya, rudal ini bisa ditembakkan dari Aceh dan jatuh di Papua, yang padahal hanya memiliki jarak 4.695 kilometer.
Sehingga bukan tidak mungkin jika ditembakkan dari Pyongyang, akan menjangkau New York yang berjarak 10.916 kilometer. Apalagi dengan kecepatannya yang menembus 7.320 meter per detik (26.400 km/jam alias Mach 22), wajar jika semua dibuat ketar-ketir.
Rudal balistik Topol-M didesain dan diproduksi secara eksklusif oleh Moscow Institute of Thermal Technology dan dibuat di Votkinsk Machine Building Plant.