Taring Makin Tajam, AS Setuju FMS Senilai 55 Juta Dolar untuk Perkuat Arsenal AU Singapura

0

MYLESAT.COM – Tidak berat bagi Amerika Serikat untuk meloloskan keinginan Singapura membeli sejumlah amunisi. Beberapa peralatan pertahanan dalam paket penjualan ini akan dikirim dari stok Pemerintah AS yang sudah ada.

Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) telah memberi tahu Kongress tentang potensi penjualan militer asing (FMS) peralatan amunisi JDAM (joint direct-attack munition) ke Singapura.

Penjualan yang diusulkan, bernilai sekitar 55 juta dolar AS, telah menerima persetujuan dari Departemen Luar Negeri AS.

Paket penjualan militer ini terdiri dari 900 tail kits KMU-572 untuk JDAM GBU-38 dan laser JDAM GBU-54, serta 100 tail kits KMU-556 untuk JDAM GBU-31, 250 computer control group MAU-169 untuk bom berpemandu laser Paveway-II (PWII) GBU-12 seberat 500 kg, dan 250 air foil group MXU-650 untuk 500 kg PWII GBU-12.

Selain amunisi udara ke darat, Pemerintah Singapura telah meminta untuk membeli set pemandu laser DSU-38, peralatan uji coba/pemrograman ulang amunisi umum, aksesori, dan suku cadang habis pakai, bersama suku cadang pengganti dan suku cadang terkait.

Kesepakatan FMS ini lebih lanjut memiliki ketentuan untuk menyediakan dukungan pengembalian terkait; dukungan pesawat dan amunisi; dukungan pelatihan peralatan dan personel; layanan teknis dan logistik; perangkat lunak yang tidak diklasifikasikan, buku-buku dan publikasi teknis; serta dukungan teknik pemerintah dan kontraktor AS.

Dalam sebuah pernyataan, DSCA mengatakan bahwa penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional AS dengan meningkatkan keamanan mitra strategis yang merupakan kekuatan penting bagi stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Asia.

Ditekankan bahwa penjualan yang diusulkan ini tidak akan mengubah keseimbangan militer dasar di Kawasan ini.

Raytheon Missile and Defense telah dipilih sebagai kontraktor utama untuk FMS baru Singapura.

Badan ini juga mengonfirmasi bahwa beberapa bagian dari peralatan pertahanan dalam penjualan ini diharapkan akan dikirim dari inventaris Pemerintah AS.

Setelah dikirim, peralatan amunisi udara ke darat akan digunakan oleh Angkatan Udara Republik Singapura untuk lebih memperkuat kemampuan ofensif mereka dan berkontribusi dalam mendukung negara-negara sekutu dan mitra AS.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply