Resimen Operasi Khusus Angkatan Darat Malaysia Terima Submachine Gun Sig MPX-K

0

MYLESAT.COM – Resimen Operasi Khusus ke-11 Angkatan Darat Malaysia (11th Special Service Regiment) menerima submachine gun Sig Sauer 9mm MPX-K. Resimen ini berada di bawah 21st Special Service Group (SSG).

Asian Defence Journal melaporkan bahwa senapan mesin ringan ini dipilih untuk melengkapi Combat Rescue Teams Squadron yang spesialisasi dalam pertempuran jarak dekat. CRT adalah pengguna pertama MPX-K di Malaysia.

Selama ini, CRT telah dipersenjatai dengan Heckler & Koch MP5 yang telah teruji dalam berbagai varian sejak 1980-an. Terutama MP5-K dan MP5-SD.

SSG telah meminta Angkatan Darat untuk mengakuisisi submachine gun baru dengan pendanaan untuk akuisisi melalui tender terbuka yang disetujui pada tahun 2020.

SIG MPX adalah senapan mesin ringan yang dioperasikan dengan gas yang dirancang dan diproduksi oleh SIG Sauer. Senapan ini menggunakan amunisi Parabellum 9 x 19mm.

Salah satu fitur menarik di MPX-K adalah penggunaan rotating bolt, yang dipilih untuk meningkatkan keamanan pengguna. Senapan ini dirancang pada 2013 dan dirilis dua tahun kemudian.

MPX dilaporkan saat ini digunakan oleh Pasukan Pengawal Keamanan Nasional (NSG) India, Detasemen Khusus 88 (Densus 88 Polri), Korps Marinir Indonesia, Kepolisian Kerajaan Thailand, dan elemen-elemen Angkatan Darat Amerika Serikat.

Senapan ini juga digunakan oleh Tim Respons Kereta Api Kepolisian Hong Kong (RRT) yang telah bergabung dengan Unit Respons Kontra Terorisme (CTRU).

MPX, pada generasi kedua, memiliki sistem yang memungkinkan konversi dari kaliber 9mm ke .357 SIG atau .40 S&W.

MPX-K adalah varian ringkas dari Sig MPX dengan laras 114 mm (4,5 inci). MPX-K dengan laras 4,5 inci sangat cocok untuk situasi pertempuran jarak dekat, di mana senjata laras pendek sangat penting karena terbatasnya ruang di dalam bangunan, pesawat, dan kapal.

Dalam situasi penyanderaan, kaliber 9mm lebih disukai daripada 5,56mm karena dapat mengurangi collateral damage dalam bentuk kemungkinan cedera pada sandera karena pantulan (ricochets).

Sig Sauer 9mm MPX-K ini dilengkapi dengan sakelar pemilih ambidextrous (operator tangan kiri dan kanan) untuk sepenuhnya otomatis (model penegakan hukum/militer) dan semi-otomatis.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply