Persahabatan untuk Kemajuan, KSAU dan Chief of RSAF Tutup JFWC ke-4 dan Latma Elang Indopura ke-22

0

MYLESAT.COM – KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Chief of the Republic of Singapore Air Force (RSAF) Mayjen Kelvin Khong Boon Leong menutup secara resmi 4th Joint Fighter Weapon Course (JFWC) dan Latihan Bersama (Latma) Elang Indopura ke-22 Tahun 2023 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru (30/11/2023).

Dalam sambutannya pada upacara penutupan, KSAU mengatakan bahwa Joint Fighter Weapon Course bertujuan untuk meningkatkan kualifikasi penerbang tempur. Dalam latihan ini, skill dan profesionalisme penerbang diasah dengan pengetahuan tentang persenjataan dan taktik pertempuran udara modern.

Enam penerbang dari TNI AU dan RSAF mengikuti Joint Fighter Weapon Course (JFWC) ke-4. Foto: beny adrian/ mylesat.com

JFWC sendiri dimulai pada 15 September 2023 dilanjutkan fase ground school pada 19-29 September 2023 di Lanud Changi (Barat), Singapura. Fase terbang dilaksanakan pada 7 Oktober – 17 November 2023 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Indonesia.

Sebanyak enam penerbang terbaik F-16 Fighting Falcon dari TNI AU dan Angkatan Udara Singapura (RSAF), terpilih untuk mengikuti kursus ini.

Tiga penerbang dari RSAF adalah:

  1. Kapten Alan “Claw” Leong
  2. Kapten Ezor “Dagger” Pang
  3. Kapten Ryan “Decoy” Cheng.

Tiga penerbang dari TNI AU adalah:

  1. Mayor Pnb Yusuf “Adder” Atmaraga
  2. Mayor Pnb Jaka “Draco” Arastya
  3. Kapten Pnb Marko “Fawkes” Andersen.

Untuk JFWC dan Elang Indopura ini, RSAF mengerahkan enam pesawat F-16C/D dari Skadron Tempur 145. Sedangkan aset TNI AU yang terlibat dalam latihan ini adalah F-16C/D dari Skadron Udara 14 dan Skadron 16. Selain itu, F-16AM/BM dari Skadron 3 juga turut serta dalam tahap selanjutnya.

JFWC bertujuan untuk menghasilkan Instruktur Senjata Tempur (Fighter Weapons Instructor/FWI) yang kredibel. Para lulusan diharapkan mampu merancang taktik senjata dan bertanggung jawab atas standar dan pelatihan skadron.

Selain itu, mereka akan mengidentifikasi kelemahan senjata dan taktik serta memberikan solusi sambil memantau perkembangan senjata dan taktik di wilayah tersebut.

KSAU dan Chief of RSAF bersama para penerbang TNI AU dan RSAF usai mengikuti penutupan JFWC ke-4 dan Latma Elang Indopure ke-22. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Dalam tahap ground phase diberikan beberapa materi berupa air to air missile, air to ground missile, offensive counter air (OCA), defensive counter air (DCA), dan Closed Air Support (CAS).

Sedangkan dalam flying phase dilatihkan Basic Fighter Maneuver (BFM), Air Combat Maneuver (ACM), Air Combat Tactic (ACT), Basic Surface Attack (BSA), Surface Attack Tactic (SAT), dan Mission Oriented Training (MOT).

Untuk pertama kalinya, Latma Elang Indopura ke-22 tahun ini juga melaksanakan latihan pengisian bahan bakar di udara. Pesawat Airbus A330 MRTT RSAF bertindak sebagai pesawat tanker.

Keberhasilan latihan pengisian bahan bakar di udara ini membuktikan kemampuan para penerbang kedua negara semakin meningkat, serta semakin eratnya kerjasama yang baik antara TNI AU dan RSAF.

Dalam sambutan pada upacara penutupan, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menegaskan bahwa begitu pentingnya hubungan kerjasama bilateral dalam menjaga kemampuan operasional dan keamanan di kawasan.

Lebih jauh KSAU mengatakan bahwa latihan ini merupakan media interaksi di antara para penerbang, untuk melanjutkan hubungan baik di antara kedua angkatan udara yang telah terjalin selama ini.

Persahabatan Untuk Kemajuan.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply