MYLESAT.COM – Hanya beberapa hari sebelum mengambil alih komando Skadron Operasi Khusus ke-249 (249th Special Operations Squadron) yang baru diaktifkan di Hurlburt Field, Letkol Luke Sustman
dinobatkan sebagai pilot CV-22 Osprey pertama yang mengantongi 3.000 jam terbang di Angkatan Udara AS (USAF).
Sustman meraih 3.000 jam terbang selama penerbangannya dari Hurlburt Field ke 125th Fighter Wing di Jacksonville.
“Benar-benar sentimental karena ini juga menjadi penerbangan pertama saya di Wing,” katanya.
Menurut Sustman, sepanjang delapan kali penugasan dengan membukukan lebih dari 450 combat hours, sorti khusus ini untuk melihat rekan-rekannya di Jacksonville yang akan selalu ingatnya.
Pencapaian Sustman mendahului aktivasi bersejarah skuadron yang dijadwalkan akhir bulan ini.
“Menjadi pilot Angkatan Udara AS pertama yang aktif, sebagai cadangan atau Garda Nasional yang mencapai lebih dari 3.000 jam di CV-22 adalah pencapaian yang luar biasa,” kata Brigjen Michael Valle, Asisten Adjutant Jenderal – Air, Florida National Guard.
“Letkol Sustman akan tercatat dalam buku sejarah dan warisannya akan selamanya diabadikan dengan prestasi luar biasa ini. Saya sangat bangga dengan Luke dan timnya di Hurlburt dan saya sangat senang dia berada di tim yang berkinerja tinggi di Florida Air National Guard,” ujarnya.
Sustman sudah 19 tahun menerbangkan CV-22 sejak 2006, ketika dia terpilih untuk membantu berdirinya skadron CV-22 pertama diu AU AS. Sejak itu dia melakukan tur di Hurlburt Field, Kirtland Air Force Base, dan Cannon Air Force Base.
“Tidak ada yang benar-benar sebanding dengan CV-22. Berangkat dengan kecepatan 230 knot untuk kemudian hover dan mendarat di manapun ada landasan pacu, sungguh menakjubkan,” kata Sustman.