TNI Kirim 14 Tenaga Kesehatan dan 190 Oxygen Concentrator ke Kalimantan dan Sulawesi

0

MYLESAT.COM – Dalam rangka membantu pelaksanaan penanganan Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia, TNI mengirim 14 personel yang akan bertugas sebagai Tenaga Kesehatan (Nakes) guna membantu dan memperkuat tenaga kesehatan yang sudah berada di wilayah masing-masing.

Sebanyak 14 personel Nakes tersebut dikirim ke Kota Banjarmasin dan Banjarbaru di Kalimantan Selatan, Kota Tarakan di Kalimantan Utara dan Kabupaten Berau Kalimantan Timur.

Adapun 14 personel Nakes Perwira Pertama Kesehatan Abituren Pendidikan Pertama Prajurit Perwira Karier (Dikmapa PK) TNI TA 2021, akan ditempatkan di Kota Banjarmasin 2 personel, Kota Banjarbaru 2 personel, Kota Tarakan 5 personel dan Kabupaten Berau 5 personel.

Disamping mengerahkan 14 Nakes, TNI juga mengirimkan 190 Oxygen Concentrator (OC) yang akan didistribusikan ke Makassar (50 OC), Kota Banjarmasin (25 OC), Kota Banjarbaru (25 OC), Kota Tarakan (40 OC), dan Kabupaten Berau (50 OC).

Pesawat C-130 Hercules dikerahkan untuk mengantarkan 14 Nakes TNI dan 190 Oxygen Concentrator ke Kalimantan dan Sulawesi. Foto: Puspen TNI

Pengiriman bantuan ini sesuai perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto tentang penggunaan kekuatan TNI untuk percepatan penanganan Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia, serta pelaksanaan operasi penanganan Covid-19 dan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4.

Pemberangkatan Nakes dan alat kesehatan dilakukan menggunakan pesawat C-130 Hercules TNI AU dari Skadron Udara 32 Lanud abdulrahman Saleh, Malang.

Pesawat diterbangkan oleh Mayor Pnb Fahmi Aldila Firdaus dengan kopilot Lettu Pnb Matehus Banu L. dan Letda Pnb Satria Putradirga. Para Nakes dan Oxygen Concentratrator diberangkatkan melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (4/8/2021).

Pesawat akan menempuh rute Lanud Halim Perdanakusuma, Samarinda, Tarakan, Banjarmasin, Makassar, dan kembali ke Malang.

Di hadapan para Tenaga Kesehatan, Kolonel Laut (K) dr. R.M. Tjahja Nurobbi (Kabidyankesin Puskes TNI) mewakili Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono menyampaikan, sesuai dengan Undang-Undang TNI, Covid-19 adalah salah satu ancaman yang bisa mengganggu stabilitas negara serta kedaulatan negara.

“Oleh karena itu, wajib hukumnya TNI untuk berpartisipasi di dalam penanggulangan pandemi Covid-19,” tegasnya.

Untuk itu, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, karena tugas itu pada hakikatnya adalah kepercayaan pimpinan.

“Kalian sudah dipercaya untuk melaksanakan tugas karena pimpinan telah menilai kinerja kalian, baik selama kalian di pendidikan, di penugasan di Wisma Atlet dan Kodam III/Siliwangi,” ungkapnya.

Kolonel Laut (K) Tjahja Nurobbi yang didampingi Komandan Skadik 504 Halim Perdanakusuma Letkol Kes Seno Hadi, S.K.M., M.Si. juga menyampaikan bahwa tenaga kesehatan dapat penugasan tambahan karena tidak semua orang bisa mendapatkan penugasaan itu.

“Kalian harus bersyukur dan bangga, laksanakan koordinasi sebaik-baiknya dengan instansi terkait, baik itu dengan Kodam, Kesdam, maupun instansi lain di luar TNI, Pemerintah Daerah, Kecamatan, Kabupaten dan lain sebagainya,” pungkasnya.

 

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply