MYLESAT.COM – Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) pada Senin (4/4/2022), menyetujui penjualan delapan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon ke Bulgaria senilai 1,67 miliar dolar AS. Persetujuan ini sebagai upaya perkuatan angkatan udara Bulgaria di tengah ancaman regional sejak invasi Rusia ke Ukraina.
“Penjualan yang diusulkan akan meningkatkan kemampuan Bulgaria untuk menghadapi ancaman saat ini dan masa depan, dengan memungkinkan Angkatan Udara Bulgaria menyebarkan pesawat tempur secara rutin di wilayah Laut Hitam,” kata Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSC).
Persetujuan penjualan datang di tengah berlanjutnya spekulasi bahwa salah satu sekutu NATO, dapat memberi Ukraina pesawat MiG-29 Fulcrum untuk menghadapi Rusia. Langkah semacam itu dapat melibatkan Amerika Serikat yang menyediakan sekutu itu dengan pesawat AS sebagai gantinya.
Bulgaria adalah salah satu dari tiga anggota NATO yang mengoperasikan MiG-29, yang dapat diterbangkan pilot Ukraina. Negara lainnya adalah Polandia dan Slovakia.
Namun juru bicara Pentagon, John Kirby, saat ditanya tentang penjualan F-16, mengecilkan saran itu dapat dikaitkan dengan Bulgaria yang menyediakan MiG-29 ke Ukraina.
Selama kunjungan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin ke Bulgaria pada 19 Maret, Perdana Menteri Kiril Petkov mengatakan tidak ada kesepakatan seperti itu.
“Tetapi karena begitu dekat dengan konflik, saya harus mengatakan bahwa saat ini kami tidak akan dapat mengirim bantuan militer ke Ukraina,” katanya, seraya menambahkan bahwa bantuan itu harus disetujui parlemen Bulgaria.