Sebaiknya Anda Tahu: Kenali Apa Itu Air Brake dalam Penerbangan

Di pesawat dikenal sistem air brake, yang mungkin selintas bisa diartikan rem udara. Sebenarnya apa sih air brake itu?

Dalam dunia aeronotika, air brakes (rem udara) atau speedbrakes adalah sebuah alat berbentuk bilah atau sayap di badan atau sayap pesawat yang berfungsi meningkatkan hambatan (drag) saat pesawat terbang, sehingga mempercepat berkurangnya kecepatan terbang atau untuk meningkatkan sudut pendekatan saat mendarat.

Rem udara atau speedbrakes pada awalnya dikembangkan tahun 1931. Pada  perkembangannya rem udara diletakkan di bagian tepi bawah sayap dan selanjutnya jadi tipe standar rem pesawat selama beberapa dekade.

Jadi fungsi utama speedbrakes adalah memperlambat kecepatan pesawat secara cepat dengan meningkatkan drag simetris pada sumbu longitudinal pusat-line.

Speedbrakes tidak harus diletakkan di sayap seperti flapsaileron dan spoiler. Pada pesawat tempur, speedbrakes biasanya diletakkan di bagian ekor pesawat, di bagian perut belakang atau di bagian punggung pesawat.

Air brake mengurangi kecepatan F-15E Strike Eagle saat mendarat.

Speedbrakes mempunyai perbedaan dengan spoiler. Speedbrakes dirancang untuk dengan segera meningkatkan daya hambat (drag) guna mengurangi kecepatan secepat mungkin dengan tidak menambah daya angkat (lift).

Sedangkan spoiler berfungsi mengurangi rasio lift-to-drag serta membutuhkan sudut serang lebih tinggi untuk tetap mendapatkan daya angkat yang cukup (pesawat lebih mendongak meskipun terbang mendatar).

Seringkali kedua alat, yaitu spoiler dan rem udara digunakan secara bersamaan atau dalam kombinasi, khususnya pada pesawat jet penumpang modern menggunakan kombinasi spoiler dan speedbrakes bersamaan.

Saat mendarat, penggunaan kombinasi spoiler dan speedbrakes menyebabkan daya angkat berkurang dengan cepat dan selanjutnya beban berat dipindahkan dari sayap ke roda-roda pendarat sehingga memungkinkan roda mengerem secara mekanis dengan baik dan mengurangi kemungkinan tergelincir. 

Selain itu, daya hambat yang diciptakan kombinasi spoiler dan speedbrakes akan membantu efek pengereman secara langsung.

Pesawat tempur Blackburn Buccaneer milik AL Inggis yang dirancang tahun 1950, memiliki kerucut ekor yang secara hidrolik dapat dibuka membelah ke samping untuk bertindak sebagai rem udara. Hal ini juga membantu mengurangi panjang pesawat di ruang tertutup di kapal induk.

Sedangkan F-16 Fighting Falcon memiliki speedbrakes di bagian ekor, di kiri-kanan exhaust mesin jetnya. Bila digunakan akan terbuka ke atas dan ke bawah.

Digunakan untuk mengurangi kecepatan secara cepat saat hendak menghindari overtake pesawat lain, atau saat hendak berbelok masuk circuit pendaratan dan hendak mengurang kecepatan sehingga bisa menurunkan roda pendarat. Bahkan saat mendaratpun, speedbrakes masih berfungsi mengurangi kecepatan pesawat.

Jadi pada ketinggian berapapun dan kecepatan berapapun, speedbrakes bisa digunakan.

Untuk pesawat tempur bermesin ganda seperti F-15 Eagle dan keluarga Sukhoi Su-27/30, memiliki speedbrakes besar yang terletak tepat di belakang kokpit. Bila dikeluarkan sangat efektif untuk mengurangi kecepatan pesawat.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: