KSAU: “Bravo Itu Pasukan Khusus, Jadi Harus Diperlakukan dengan Khusus”

“Saya ingin melihat fasilitas yang ada di Bravo, namanya pasukan khusus, perlakuannya juga harus khusus, semua harus khusus, kalau tidak khusus apa bedanya dengan pasukan reguler,” ungkap KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat melakukan kunjungan kerja ke Mako Satuan Bravo 90 Korpaskhas TNI AU di Rumpin, Bogor, Senin (17/7).

Dengan menumpang helikopter EC725 Cougar milik Skadron Udara 6 TNI AU, KSAU didampingi istri dan rombongan bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma pukul 09.10 Wib. KSAU Hanya ditemani Asop KSAU Marsda TNI Barhim, Aspers KSAU Marsda TNI Fahru Zaini, dan beberapa pejabat Mabes TNI AU lainnya terkait fasilitas serta sarana dan prasarana.

Dalam kunjungannya hingga lepas makan siang, KSAU meninjau sejumlah fasilitas Sat Bravo. Mulai dari menginspeksi kendaraan angkut dan kendaraan khusus, flat tempat tinggal anggota, ruang simulasi pertempuran jarak dekat, lapangan tembak, dan gudang senjata. Kepada KSAU juga diperlihatkan semua alat peralatan dan persenjataan yang dimiliki Bravo.

“Apakah semua sudah lengkap,” tanya KSAU kepada Komandan Sat Bravo Kolonel Pas Dodi Irawan yang dijawab, “Siap, belum.”

Kepada KSAU, Dodi menyampaikan bahwa satuan elite yang dipimpinnya ini masih banyak kekurangannya. Lapangan tembak laras panjang sudah ada namun belum maksimal. Kendaraan taktis dan khusus juga terbatas. Bahkan sambil menunjuk salah satu rantis yang aslinya kendaraan SUV versi sipil, KSAU terang-terangan mengatakan bahwa rantis ini tidak layak untuk Bravo.

KSAU makin kaget lagi ketika melihat kendaraan Kawal Provost yang menggunakan mobil keluarga keluaran Suzuki. “Kok imut ya,” tegurnya sambil memanggil Kepala Dinas Pengadaan TNI AU untuk diberikan perhatian.

Begitu juga ketika KSAU melihat prajurit yang tengah berlatih Muay Thai dan Taekwondo di sebuah ruangan “gym”, kembali menanyakan, apakah ruangan ini memang khusus untuk olahraga.

Oleh Dodi disampaikan, bahwa ruangan tersebut aslinya adalah barak anggota, namun karena tidak tersedianya fasilitas, mereka pun kreatif dengan menyulap barak sebagai ruang olahraga. Sekali lagi KSAU memanggil stafnya terkait fasilitas dan konstruksi. “Catat ini, tolong perhatikan,” tegasnya.

Kunjungan ke gedung simulator pertempuran jarak dekat malah makin membuat KSAU kaget. Gedung bagus yang dilengkapi pendingin ruangan ini ternyata tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya. Baik Komandan Bravo maupun sejumlah perwira yang ditanya KSAU perihal status bangunan itu, tidak ada yang bisa menjawab dengan baik.

Simulator ini merupakan model digital yang menampilkan situasi pertempuran sesuai keinginan operator, menggunakan layar 360 derajat. Mau perang kota, hutan, sniper, tidak ketik di komputer.

“Sayangnya sistemnya tidak bekerja, komputer tidak bisa digunakan,” ungkap salah seorang perwira. KSAU meminta stafnya mencari tahu, kenapa bangunan beserta perangkat di dalamnya terabaikan dan tidak bisa digunakan.

Selanjutnya KSAU meninjau lapangan tembak. Di sini, Komandan Bravo menjelaskan kebutuhan mereka untuk memiliki simulator pesawat untuk latihan penanggulangan teror di dalam pesawat.

Bravo, lanjut Dodi, juga masih kekurangan persenjataan dan peralatan penunjang lainnya untuk infiltrasi. Seperti infiltrasi dari laut, mereka belum mempunyai close circuit electronic rebreather yang membuat infiltrasi jadi lebih aman buat operator.

KSAU juga memberikan perhatiannya kepada peningkatan kemampuan terjun HALO dan HAHO, agar kemampuan prajurit Bravo Paskhas terjaga dan meningkat.

“Kalian adalah elang-elang TNI AU, elang penjaga dirgantara Indonesia,” ujar KSAU memberikan semangat di hadapan prajurit Bravo.

Kunjungan siang ini memberikan banyak catatan kepada Mabes TNI AU terkait masih terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki Sat Bravo 90. “Saya minta semua masukan ini dicatat, kalian juga saya minta memberikan laporan dan membuat daftar keperluan satuan, kirimkan ke Mabes AU, saya akan sampaikan kepada Panglima TNI untuk diperhatikan dan ditindaklanjuti,” tutur KSAU panjang lebar.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: