Kembaran Reaper Terus Disempurkan oleh China

China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) telah memasukkan sejumlah perangkat tambahan ke wahaha udara tak berawak Cai Hong 4 (Rainbow 4 atau CH-4). UAV ini telah divalidasi sepenuhnya dan siap diekspor.

CH-4 merupakan UAV jenis MALE (medium-altitude long-endurance) dengan kemampuan serang yang dikembangkan China Academy of Aerospace Aerodynamics (CAAA).

CH4 saat ini sudah dioperasikan oleh militer China di Asia Tengah dan Timur Tengah.

CH-4 memiliki berat maksimum lepas landas 1.330 kg dan daya gotong 345 kg.

Bahan komposit glass fibre-based digunakan untuk membuat daban utama sepanjang 8,5 m dan rentang sayap 18 m, mengurangi berat keseluruhan dan deteksi radar (RCS, radar cross-section).

Seperti dikutip jane’s.com, CH-4 menggunakan mesin piston berdaya 100 hp dengan 3 bilang-baling yang membuat CH-4 mampu terbang dari 180 km/jam hingga 235 km/jam.

Maximum endurance mencapai 40 jam. Sementara ketinggian terbang hingga 3.000–5.000 m (9.,842-19.685 kaki), walaupun bisa terbang lebih tinggi dari itu.

Cai Hong atau CH adalah keluarga dari UAV yang dikembangkan CASC. UAV ini sudah diproduksi sejak generasi CH-1, CH-2, dan CH-3.

CH-4 adalah seri UCAV sayap tetap terbesar dari keluarga Rainbow (sampai akhir 2013).

Secara eksternal, CH-4 terlihat hampir identik dengan General Atomics MQ-9 Reaper. Satu-satunya perbedaan visual antara keduanya adalah sirip ventral di bawah ekor V pada MQ-9 tidak ada pada CH-4.

Ada dua versi yang dikembangkan, yaitu CH-4A dan CH-4B.

CH-4A adalah pesawat tak berawak, sedangkan CH-4B berkemampuan serang dan pengintaian yang mampu menggotong 6 senjata dan muatan sampai 250-345 kg.

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: