Setelah Dua Tahun di Lebanon, KRI Bung Tomo-357 Disambut Panglima TNI dengan Bangga

KRI Bung Tomo-357 sukses menyelesaikan misi perdamaian PBB dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda XXVIII-I United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) Lebanon.

Saat kedatangannya di tanah air, Kamis(2/11/2017), KRI Bung Tomo-357 disambut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, KSAD Jenderal TNI Mulyono, dan KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Upacara penyambutan berlangsung di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta.

Panglima TNI memberikan ucapan selamat datang kepada 107 prajurit TNI yang bertugas bersama KRI Bung Tomo -357 dan dipimpin oleh Komandan Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I/UNIFIL Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo.

Dalam amanatnya saat upacara penyambutan, Panglima TNI mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi, semangat dan loyalitas kepada seluruh prajurit selama melaksanakan tugas pada misi PBB Satgas UNIFIL di Lebanon.

KRI Bung Tomo meninggalkan Indonesia sejak 26 Agustus 2015. dalam penugasannya kala itu, KRI Bung Tomo menggantikan KRI Sultan Iskandar Muda-367) yang telah beroperasi di perairan Lebanon hampir satu tahun.

Setelah bertugas selama dua tahun, tugas KRI Bung Tomo di Lebanon digantikan oleh KRI Usman Harun-359 yang diberangkatkan sejak akhir Juli lalu.

Dalam misi perdamaian di Lebanon ke-10 yang dijalani KRI Usman Harun, Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Alan Dahlan.

Menjelang tiba di Lebanon, KRI Usman Harun disambut oleh KRI Bung Tomo di tengah Laut Mediterania pada akhir September 2017. KRI Usman Harun menempuh perjalanan sejauh 6.000 mil laut dari Indonesia selama 39 hari.

Dalam menjalan tugasnya di unsur Maritime Task Force UNIFIL, KRI Bung Tomo-357 menjalankan tugasnya bersama kapal perang dari Brazil, Bangladesh, Jerman, Yunani, dan Turki.

Tugas satgas adalah menjaga perairan Lebanon dari kegiatan ilegal yang dapat mengancam stabilitas keamanan dan perdamaian di Lebanon.

KRI Bung Tomo merupakan satu dari tiga kapal perang yang dibeli Pemerintah Indonesia dari BAE System Maritime Naval Ship Inggris.

Dua kapal perang lainnya adalah KRI John Lie-358 dan KRI Usman Harun-359.

KRI Bung Tomo mempunyai spesifikasi berat 1.940 ton dengan panjang keseluruhan 95 meter, lebar 12,8 meter, dengan tenaga penggerak mesin diesel 4 x Man B&W Ruston yang dapat mendorong kapal hingga berkecepatan 30 knot dengan daya jelajah 9.000 km.

 

Teks: beny adrian

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s