Saudi Sebut Serangan Rudal Houthi di Riyadh sebagai Act of War

0

Kerajaan Arab Saudi mengatakan bahwa rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman dan jatuh di Riyadh pada 4 November 2017, memiliki jangkauan lebih 900 km dan dibuat oleh Iran. Saudi melukiskannya sebagai “act of war”.

Pemberontak Yaman mengklaim bahwa mereka menembak Bandara King Khalid International di Riyadh di utara Riyadh dengan rudal balistik Burkan-2H.

Baca: Saudi Siaga, Rudal Milik Houthi Nyaris Hantam Bandara King Khalid

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat rudal sebelum menghantam bandara. Sisa-sisa rudal jatuh di area tak berpenghuni di utara Riyadh.

Ini kali pertama rudal Houthi mencapai begitu dekat dengan wilayah pemukiman, dan terlihat sebagai rudal terjauh yang mecapai wilayah Saudi.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply