Panglima TNI Tawarkan Kerjasama Pertahanan dengan Angkatan Bersenjata Persatuan Emirat Arab

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Persatuan Emirat Arab (PEA) Letjen Hamad Mohamed  Tahni Al Rumaithi di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Sebelumnya di tempat yang sama, Panglima TNI Marsekal menjamu Dubes Uni Emirat Arab Mohamed Abdul Al Ghefli.

Marsekal Hadi menyampaikan bahwa pertemuan ini sebagai awal hubungan di bidang pertahanan kedua angkatan bersenjata. “Mudah-mudahan kerjasama ini dapat direncanakan dengan baik di masa yang akan datang,” ujar Hadi.

Panglima TNI juga membicarakan bahwa kerja sama dapat dilaksanakan dalam bidang industri pertahanan, bidang pendidikan dan latihan serta pertukaran perwira siswa pendidikan Sesko dan Lemhanas.

Panglima TNI juga menawarkan tamunya untuk mengujungi pusat latihan pasukan perdamaian atau Indonesia Peacekeeping Center (IPC) di Sentul Bogor.

Selanjutnya terkait industri militer, Panglima TNI mengharapkan kerjasama Indonesia dan PEA dapat dipertimbangkan dalam rangka meningkatkan kerjasama kedua negara.

“Indonesia memiliki industri pertahanan strategis di antaranya industri kapal atas permukaan, pesawat terbang, kendaraan taktis dan senjata ringan,“ ujar Panglima TNI.

Marsekal Hadi mengharapkan PEA bisa berpartisipasi dalam dalam pameran Indo defence pada November 2018.

Pada tahun ini juga akan diselenggarakan latihan Multilateral Komodo yang melibatkan sejumlah angkatan laut negara sahabat di Lombok. Sekali lagi Panglima TNI mengharapkan Persatuan Emirat Arab bisa mengikutinya.

Pada kesempatan itu Panglima TNI juga menyampaikan pandangan dan pengalaman terkait aksi terorisme di Indonesia.

Untuk mengantisipasi ancaman terorisme, TNI melaksanakan operasi Bilateral Maritime Patrol di wilayah perbatasan.

Letjen Hamad Mohamed  Tahni Al Rumaithi menyambut penawaran kerja sama industri strategis militer yang dapat memberikan keuntungan kedua negara.

Khususnya kerjasama di bidang pendidikan dan latihan diharapkan dapat segera direalisasikan pada berbagai level satuan maupun individual untuk meningkatkan hubungan militer antar kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut Panglima TNI didampingi KSAD Jenderal TNI Mulyono, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan pejabat Mabes TNI lainnya.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: