Hankam

Temui Panglima TNI, Pemuda Tani HKTI Puji Sukses TNI Dukung Kedaulatan Pangan

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima audiensi Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang dipimpin Rina Sa’adah selaku Ketua Pemuda Tani HKTI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (18/4/2018).

Dalam kunjungannya, Rina Sa’adah didampingi Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Tani HKTI Ahmad Irfan beserta rombongan.

Rina menyampaikan tentang Badan Otonom Pemuda Tani HKTI yang baru dibentuk pada 1 Januari 2017. Selanjutnya dijelaskan bahwa saat ini Pemuda Tani HKTI sudah memiliki beberapa program untuk mendukung program pemerintah dalam rangka mencapai kedaulatan pangan.

“Saat ini Pemuda Tani HKTI sedang berkonsentrasi untuk menyiapkan satu hektar lahan di tiap-tiap provinsi sebagai bentuk percontohan pertanian yang akan dikelola pemuda yang tersebar di seluruh Provinsi Indonesia,” ujarnya.

Pemuda Tani HKTI juga bekerja sama dengan berbagai komponen, di antaranya Kementerian Pertanian dan berbagai stakeholders instansi terkait yang sudah komitmen untuk mendukung kegiatan program tersebut.

Rina menyampaikan bahwa pada dasarnya Pemuda Tani HKTI ingin bersinergi dengan TNI yang telah banyak berkecimpung di bidang pertanian dan hasilnya sangat memuaskan.

“Banyak hal yang sudah dilakukan TNI dalam mendukung kedaulatan pangan, mulai dari pembukaan lahan sampai pencapaian produksi, karena TNI punya disiplin dan kinerja yang sudah terbentuk ke daerah-daerah,” katanya.

Panglima TNI menyambut baik berbagai program yang akan dilakukan Pemuda Tani HKTI khususnya dalam bidang pertanian.

“TNI akan mendukung program-program yang dilakukan Pemuda Tani HKTI, sinergitas TNI dan Pemuda Tani HKTI akan ditindaklanjuti oleh Aster Panglima TNI,” jelasnya.

Menurut Marsekal Hadi, Pemuda Tani HKTI adalah aset bangsa yang banyak menguasai teknologi inovasi, khususnya pada tataran manajerial dan persoalan dari hulu hingga ke hilir di bidang pertanian.

Kegiatan tersebut diawali dari penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, produksi dan pemasaran.

“Semuanya harus berbasis kepada teknologi inovasi, sehingga dapat memberikan keuntungan yang maksimal bagi para petani dan kedaulatan pangan Indonesia,” kata Panglima TNI.

 

Teks: beny adrian

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close