Terbaring Sakit, Prajurit Yontaifib 2 Marinir Kunjungi Serma KKO (Pur) Samuri, Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi

0

MYLESAT.COM – Setelah beberapa hari yang lalu prajurit Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir mengunjungi dan membezuk Pelda KKO (Pur) Evert Julius Ven Kandouw yang tengah sakit di rumahnya, lagi-lagi aksi sosial peduli senior dilakukan prajurit Marinir TNI AL.

Prajurit dan Jalasenastri Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir mengunjungi Serma KKO (Pur) Samuri di rumahnya di Dinoyo Tangsi Gg, 7 No. 7, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (8/8).

Serma KKO (Purn) Samuri yang sekarang berusia 83 tahun, terbaring dalam kondisi sakit. Seperti halnya Pelda (Pur) Kandouw, Serma (Pur) Samuri juga salah satu saksi hidup pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya pada tahun 1965.

Kedatangan Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Mar Letkol Marinir Sri Utomo didampingi Ketua Ranting A Cabang 1 Korcab Pasmar 2 Amanda Sri Utomo dan Kolonel Mar (Pur) Budianto.

Turut mendampingi beserta prajurit dan anggota Jalasenastri Yontaifib 2 Marinir. Rombongan tiba di kediaman Serma KKO (Pur) Samuri disambut Munawaroh (Istri Serma Samuri) beserta anak dan cucunya.

Letkol Sri Utomo menyampaikan bahwa kunjungan tersebut selain mempererat silaturahmi, juga merupakan bentuk perhatian Korps Marinir kepada setiap prajurit yang telah memberikan pengabdian yang tulus tanpa pamrih kepada Korps Marinir, TNI AL, TNI, bangsa dan negara selama masa kedinasan.

Dalam kesempatan tersebut Letkol Marinir Sri Utomodidampingi Ketua Ranting A Cabang 1 Korcab Pasmar 2 Amanda Sri Utomo, menyerahkan tali asih kepada kepada Munawaroh.

Serma KKO (Pur) Samuri yang merupakan lulusan SIPAM Angkatan IV tahun 1963, sempat berbagi cerita tentang pengalaman masa lalunya.

Meskipun dalam kondisi sakit dan matanya sudah tidak dapat melihat lagi karena usia lanjut, namun pendengaran dan daya ingatnya masih sangat baik.

Serma KKO (Pur) Samuri tak lupa mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kedatangan serta mendoakan agar Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir, para purnawirawan Intai Amfibi Marinir beserta Jalasenastri yang hadir saat itu, senantiasa diberikan barokah, kesehatan dan kesuksesan dalam karir dan segala aktivitas serta berpesan agar keluarga, khususnya anak dan cucunya tetap diperhatikan dan terjaga ikatan silahturahmi.

Sementara putri pertama Serma KKO (Pur) Samuri, Titiek Yusfriyanti menyerahkan biografi Serma KKO (Pur) Samuri dan buku Pengangkatan Jenazah Pahlawan Revolusi pada peristiwa G 30 S/PKI di Lubang Buaya.

Buku tersebut merupakan salah satu koleksi sang ayah. Titiek tak lupa mengucapkan terima kasih atas segala perhatian kepada keluarganya.

Share.

About Author

Leave A Reply