Hot Pit Refueling Pertama Dilaksanakan Lanud Halim Perdanakusuma untuk Pesawat Tempur

0

MYLESAT.COM – Pengisian bahan bakar merupakan hal penting dalam keberlanjutan misi, baik dalam latihan maupun operasi sesungguhnya. Karena itu pengisian bahan bakar sampai dilakukan di udara (air refueling) atau melakukannya secara cepat di landasan yang dinamakan Hot Pit Refueling.

Kemampuan ini harus terus dilakukan. Pasalnya pengisian bahan bakar dilakukan dengan kondisi pesawat tidak mematikan mesin (refuel without stopping their engines).

Kondisi ini cukup berisiko jika dilakukan tidak sesuai prosedur. Teknik Hot Pit Refueling ini lazim kita lihat saat balapan Formula 1.

Karena itu diperlukan latihan untuk meningkatkan kemampuan personel yang terlibat didalamnya.

Latihan Hot Pit Refueling inilah yang dilakukan Seksi Bahan Bakar Minyak dan Pelumas (BMP) Dinas Logistik (Dislog) Lanud Halim Perdanakusuma dalam mendukung latihan “Cakra A” yang digelar Kosekhanudnas I Jakarta, Rabu (26/8).

Dengan sigap, personel BMP Dislog Lanud Halim mampu melaksanakan kegiatan yang baru pertama kali dilakukan di Lanud Halim ini dalam waktu sekitar 20 menit untuk dua pesawat F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Madiun.

Kasi BMP Lanud Halim Perdanakusuma Letkol Kal Bagus Setiawan, S.E., M.Si., M.M., menjelaskan Hot Pit Refueling merupakan proses pengisian bahan bakar pesawat dalam kondisi mesin masih menyala sehingga pesawat dapat melanjutkan misi dengan segera.

“Tujuannya untuk mempersingkat waktu pelaksanaan inspeksi pesawat guna mempercepat penyiapan pesawat sehingga dapat segera melaksanakan misi penerbangan berikutnya,” tutupnya.

Menurut hitungan USAF seperti dikutip airforce-technology.com, waktu pengisian bahan bakar berkurang 66% saat pesawat tetap menghidupkan mesinnya. Sebaliknya jika pesawat harus dimatikan selama pendaratan, inspeksi darat harus dilakukan.

Share.

About Author

Leave A Reply