Momentum Kebangkitan Sistem Hanud, KSAU Resmikan Terbentuknya Satrudal 111

0

MYLESAT.COM – KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meresmikan terbentuknya Satuan Peluru Kendali (Satrudal) 111 yang berada di Teluk Naga, Tangerang, Banten (26/11). Satrudal 111 dilengkapi sistem rudal NASAMS dari Norwegia.

Sistem rudal NASAMS (Norwegian Advanced Surface to Air Missile System) dibuat oleh Kongsberg Group yang bermarkas di Norwegia. Sistem rudal ini dibeli pada 2017 atas inisiatif KSAU (saat itu) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Baca Juga: 

Peresmian Satrudal 111 (baca: seratus sebelas) pagi ini ditandai dengan sejumlah seremoni. Yaitu pelantikan Letkol Lek Eko Patra Teguh W, S.T., M. I.Pol. sebagai Komandan. Letkol Eko yang merupakan alumni AAU 99 ini, pernah menjadi Komandan Satuan Radar (Satrad) 242 Tanjung Warari, Biak, Papua.

“Satuan Peluru Kendali 111 dibangun sebagai pertahanan udara terhadap potensi serangan musuh khususnya di wilayah Ibukota Jakarta dan sekitarnya,” ujar KSAU saat meresmikan Satrudal 111.

Menurut Fadjar, pembentukan Satrudal 111 adalah momentum kebangkitan sistem pertahanan udara nasional. Pada era 1960-an, TNI AU menjadi kekuatan udara terkuat di belahan Bumi selaran, karena, di antaranta, mengoperasikan sistem rudal pertahanan udara S-75 Dvina (NATO: SA-2 Guideline). Namun sistem ini dinonaktifkan pada tahun 1984.

“Saya minta seluruh pihak yang terkait untuk beradaptasi dan menguasai keahlian yang dibutuhkan guna mengoperasikan alutsista ini,” ujar Marsekal Fadjar.

Hadir pada acara peresmian ini Dubvbes Norwegia, Asisten KSAU, Pangkohanudnas, Pangkoopsau 1, Pangkosekhanudnas 1, Kadiskonau, dan pejabat di lingkungan Kementrian Pertahanan.

 

Share.

About Author

Leave A Reply