MYLESAT.COM – Kebutuhan pertahanan udara tidak hanya mengandalkan pesawar tempur, namun juga diperlukan penggelaran sistem pertahanan udara. Seperti halnya TNI AU sudah dilengkapi sistem rudal NASAMS, Korea Selatan juga menerima baterai pertama Cheongung II.
Baca Juga:
- Momentum Kebangkitan Sistem Hanud, KSAU Resmikan Terbentuknya Satrudal 111
- Yes, TNI AU Segera Bangun Satuan Rudal NASAMS di Teluk Naga untuk Lindungi Jakarta
- Ini Penjelasan KSAU: 3 Skadron Udara Plus Skadron UAV Akan Dibentuk di Indonesia Timur
Pabrikan senjata Korea Selatan LIG Nex1 mengumumkan bahwa pihaknya telah mengirimkan baterai pertama dari sistem rudal permukaan ke udara jarak menengah Cheongung II (Block-II) ke Angkatan Udara Republik Korea.
Pengiriman dilaksanakan pada 26 November 2020, berbarengan dengan peresmian Satuan Peluru Kendali (Satrudal) 111 TNI AU yang mengoperasikan sistem rudal NASAMS di Teluk Naga, Tangerang.
Cheongung II yang juga dikenal sebagai KM-SAM, adalah peluru kendali permukaan ke udara jarak menengah yang dapat merespons secara efektif ancaman udara ketinggian menengah hingga tinggi.
Rudal memiliki jangkauan maksimum 50 km dengan ketinggian 20 km.
Pejabat Korea Selatan melaporkan bahwa sistem pertahanan rudal baru yang dirancang untuk menggantikan sistem pertahanan udara MIM-23 HAWK (Cheolmae) yang sudah menua.
Dibanding HAWK, Cheongung lebih cocok untuk peperangan elektronik dan menunjukkan akurasi yang lebih tinggi. Waktu persiapan singkat dan radar tunggalnya dapat menyerang beberapa target sekaligus, hanya membutuhkan sedikit orang untuk operasi.