Setelah RON di Medan dan Chenai, Hari Ini CN235-220MPA Senegal Melanjutkan Penerbangan Feri ke Mumbai di India

0

MYLESAT.COM – Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih belum kondusif bagi dunia usaha, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) masih menjadi buah bibir sejak tahun kemarin. Kali ini tentu saja dengan diserahkannya pesawat CN235-220MPA (Maritime Patrol Aircraft) kepada Angkatan Udara Republik Senegal.

Baca Juga: 

Seperti sudah diberitakan luas, pesawat diserahkan secara resmi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dalam sebuah upacara di Hanggar Fixed Wing PT Dirgantara Indonesia (PTDI) di Bandung pada Kamis (18/3/2021).

Sehari kemudian, Jumat, 19 Maret 2021, pesawat dengan tail number AX-2348 ini langsung diterbangkan ke Senegal untuk nantinya dioperasikan oleh Angkatan Udara Senegal.

Captain Esther Gayatri Saleh selaku komandan misi memimpin briefing sebelum lepas landas di Bandung. Foto: Dok. Capt. Esther

Pelepasan disaksikan Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro, Kepala Staf AU Senegal Brigjen Papa Souleymane Sarr, Direktur A.D. Trade Belgium Company Max Abitbul, Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan & Keamanan Slamet Soedarsono, dan Direktur Pelaksana I Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank Dikdik Yustandi.

Pesawat diterbangkan dari Bandung menuju Dakar, Senegal di Afrika Barat oleh test pilot PTDI yaitu Captain Esther Gayatri Saleh. Menurut rilis berita PTDI, Esther bertindak sebagai Test Pilot In Command dan Flight Instructor (acting as Chief of The Mission).

“PIC saya rangkap sbg chief of the mission, copilot Kapten Anjun Nugroho dari AL (TNI AL) dan Maj. Aristide dari Senegal Airforce,” jelas Capt Esther kepada mylesat.com.

Ferry flight akan singgah di sejumlah negara untuk pengisian bahan bakar, bermalam sekaligus menjalani PCR test terkait Covid-19.

Rutenya adalah Bandung, Medan, Chenai (India), Mumbai (India), Doha (Qatar), Khartoum (Sudan), N’Djamena (Chad), Niamey (Niger), dan Dakar (Senegal).

Total flying hours lebih kurang 42 jam dan direncanakan pesawat mendarat di Dakar pada 30 Maret 2021. “Terima kasih atas atensi dan support doanya,” balas Esther.

Angkatan Udara Senegal menjadi pelanggan setia PTDI dengan total membeli 3 pesawat CN235. Foto: Dok. Capt. Esther

Setelah terbang dari Bandung, pesawat bermalam (RON) di Medan. Kemudian pada Sabtu, kembali melaksanakan penerbangan ke Chenai di India dan kembali RON.

Pagi ini tepat pukul 09.00 local time Chenai, penerbangan dilaksanakan dengan tujuan Mumbai.

“ini lg sarapan pagi mau lanjut k mumbai setelah kemarin 6:30 menit terbang dari medan overhead Banda aceh terus langsung chenai India,” jelas Capt Esther.

Penerbangan lama 6 jam 30 menit membuktikan ketangguhan CN235 dalam melaksanakan misi penerbangan jarak jauh.

Penerbangan ke Mumbai akan berlangsung lebih kurang 3 jam. “Take off jam 9 local time dan Ron di mumbai utk PCR,” ungkapnya.

Dari Humas PTDI, penandatanganan kontrak pengadaan satu unit CN235-220MPA dilaksanakan pada 8 Agustus 2017 dengan nomor kontrak PTD/0005/UT0000/08/2017 antara PTDI dengan A.D. Trade Belgium Company untuk end user Senegal Air Force.

PTDI memberikan warranty 600 Flight Hours sejak tanggal diterbitkannya Certificate of Final Acceptance setibanya pesawat di Senegal sebagaimana kesepakatan kontrak.

Ekspor pesawat CN235-220 MPA untuk Senegal pembiayaan sebagian modal kerjanya didanai oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank dengan skema National Interest Account (NIA).

Penggunaan skema NIA dari LPEI/Indonesia Eximbank ini merupakan penugasan khusus dari Kementerian Keuangan RI untuk penyediaan pembiayaan ekspor pesawat udara dengan penetrasi pasar Afrika dan Asia Selatan.

Ekspor pesawat oleh PTDI didukung pembiayaan skema NIA dengan total keseluruhan sebesar Rp 354 miliar melalui Keputusan Menteri Keuangan No. 512/KMK.08/2018.

Captain Esther Gayatri Saleh dan Mayor Aristide dengan latar belakang pesawat CN235-220MPA Senegal. Foto: Dok. Capt. Esther.

CN235-220MPA dengan serial number N69 telah melaksanakan Flight Acceptance dan tim AU Senegal. Sebanyak 11 orang telah menuntaskan seluruh rangkaian pelaksanaan Flight Training dan Customer Training pada tanggal 10 Maret 2021.

Pesawat ini merupakan pesawat ketiga yang dikirim PTDI yang dioperasikan Senegalese Air Force.

Sebelumnya PTDI mengirimkan CN235 pertama dengan konfigurasi Military Transport pada 2011 dan pesawat kedua dengan konfigurasi Multi Purpose Aircraft (MPA) pada 2016.

CN235-220MPA ini dilengkapi Forward Looking Infra Red (FLIR) baik dalam siang maupun malam hari.

Happy landing Capt.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply