KSAU Lantik 41 Siswa Sekbang Terpadu A-98, Letda Pnb Arya Wishnu Wardana Jadi yang Terbaik

0

MYLESAT.COM – Sebanyak 41 siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan 98 Terpadu boleh berbahagia. Meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, upacara wisuda (Wingday) yang sangat dinanti-nantikan bisa dilaksanakan di Lapangan Jupiter.

Memang kebahagiaan wisudawan belum sepenuhnya lengkap. Karena orang tua dan keluarga mereka tetap belum diperkenankan hadir di tempat upacara.

Biasanya prosesi wingday disaksikan langsung oleh keluarga siswa. Pertemuan antara anak dan orang tua usai dilantik, adalah momen yang sangat mengharukan dan menyita air mata.

Namun demikian, keluarga tetap diberi kesempatan untuk menyaksikan jalannya upacara melalui live streaming yang dipancarkan Dispenau.

Menurut KSAU, airmanship adalah proses tanpa akhir. Selama para perwira mengabdi dalam pelaksanaan tugas di udara, selama itu pula para perwira harus terus mengembangkan airmanship demi tercapainya tugas-tugas TNI di masa kini dan masa datang.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyerahkan trofi terbaik kepada Letda Pnb Arya Wishnu Wardana. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Sekbang A-98 Terpadu meluluskan 41 penerbang, terdiri dari 39 siswa penerbang TNI AU termasuk satu orang Wara (Wanita Angkatan Udara), dan masing-masing satu penerbang dari TNI AL (Kowal) dan TUDM (Tentera Udara Diraja Malaysia) atas nama Letnan Muda TUDM Muhammad Asraf bin Z. Mahadi dari jurusan tempur.

Lulusan terbaik diberikan kepada Letda Pnb Arya Wishnu Wardana yang masuk ke jurusan pesawat tempur. Sedangkan untuk helikopter diraih Letda Pnb Givana Patriot S. KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo memberikan langsung trofi kepada lulusan terbaik.

Sementara untuk keseluruhan wisudawan, wing penerbang disematkan oleh para pejabat dan instruktur yang hadir. Setelah itu ditutup dengan demo udara terbang lintas pesawat KT-1B Wongbee Jupiter Aerobatic Team. Upacara diakhiri dengan Passing Out Parade.

Wingday 41 siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan 98 Terpadu yang berlangsung di Lapangan Jupiter Lanud Adi Sutjipto, dipimpin langsung oleh KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo pada Rabu (4/8/2021).

Tahun lalu, acara yang sama ‘terpaksa’ dilaksanakan di Gedung IG. Dewanto Denma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur.

Dua Wanita TNI (Wan TNI) termasuk di antara wisudawan yang dilantik KSAU siang ini. Mereka adalah Letda Pnb L Napitupulu yang masuk ke Skadron Udara 4 TNI AU dan Letda L (P) Michele dari TNI AL yang berasal dari Desa Halong, Ambon.

Untuk sampai ke wingday, siswa Sekbang mengikuti tahapan pendidikan berupa bina kelas (ground school) di Skadron Pendidikan (Skadik) 104 dan bina terbang latih dasar di Skadik 101 dengan pesawat Grob G120TP-A.

Setelah menerima wing penerbang hari ini, siswa akan melaksanakan pendidikan terbang latih lanjut.

Bagi yang masuk jurusan fixed wing, dilaksanakan di Skadik 102 dengan pesawat KT-1B Woongbee. Sementara jurusan rotary wing dilaksanakan di Lanud Suryadarma, Kalijati Subang dengan helikopter EC120-B Colibri.

Pelaksanaan wingday tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

 

Usai melantik 41 penerbang baru, KSAU meresmikan Gedung Jupiter. Gedung ini menjadi tempat yang sangat sakral dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap penerbang TNI AU, khususnya yang menjadi instruktur penerbang dengan callsign Jupiter.

KSAU mengatakan bahwa kita harus bersyukur karena masih dapat mengelenggarakan wingday di tengah situasi pandemi dengan khidmat dan disaksikan orang tua dan keluarga wisudawan secara virtual.

KSAU memberikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan secara khusus memberikan apresiasi kepada lulusan terbaik Letda Pnb Arya Wishnu Wardana dan Letda Pnb Givana Patriot S.

“Jadikan pencapaian ini sebagai pendorong dalam memberikan karya terbaik dalam setiap penugasan berikutnya,” ungkap KSAU.

KSAU tidak lupa menyampaikan ucapan selamat kepada orang tua dan keluarga wisudawan atas keberhasilan putra-putrinya menempuh pendidikan hingga dilantik sebagai penerbang andal.

“Saya berharap orang tua untuk terus mendoakan putra-putrinya agar senantiasa diberikan keselamatan dalam pengabdian yang tulus,” harap Marsekal Fadjar.

“Tentunya selama kurang lebih 1,5 tahun, wisudawan telah mendapatkan pengalaman berharga serta pengetahuan tak ternilai dan momen inspiratif yang akan memandu karier kalian selanjutnya,” ungkap KSAU.

KSAU berpesan kepada seluruh wisudawan untuk terus mengembangkan airmanship yang menjadi landasan bertindak setiap airman. Menurut KSAU, pada prinsipnya airmanship adalah judgement yang lahir dari situational awareness yang tinggi.

“Untuk itu perlu ilmu pengetahuan dan kemampuan yang terus diasah,” kata KSAU.

Usai memimpin upacara, KSAU tak lupa menyapa orang tua dan keluarga wisudawan lulusan terbaik melalui video conference di ruang VIP Lanud Adi Sutjipto.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply