Misi Pegasus 2022 Kembali Singgah di Jakarta, Bawa Serta A400M, A330 MRTT, dan Rafale

0

MYLESAT.COM – Usai mengikuti latihan Pitch Black 22 di Darwin, Australia dari 17 Agustus sampai 10 September 2022, pesawat-pesawat Angkatan Udara Perancis akan singah di Jakarta dalam perjalanan kembali ke negaranya.

Dari rilis yang ditrirma mylesat.com, pesawat-pesawat Perancis terdiri dari tiga pesawat tempur Rafale, satu pesawat angkut militer Airbus A400M, dan satu pesawat pengisi bahan bakar A330 MRTT.

Dalam home flight ini, pesawat akan singgah di dua negara kawasan Asia Tenggara. Yaitu Indonesia dan Singapura sebagai bagian dari Misi Pegasus 2022. Hari ini, 11 September 2022, kontingen Angkatan Udara Perancis ini akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kunjungan ke Indonesia kali ini akan menjadi misi penting untuk untuk memperdalam hubungan yang terbina di antara angkatan udara kedua negara. Terutama dalam rangka penandatanganan kesepakatan bilateral bidang pertahanan baru-baru ini, yang dititikberatkan pada industri kedirgantaraan pertahanan Perancis.

Misi Pegasus 2022 merupakan bagian dari upaya untuk memelihara kesiagaan pilot tempur untuk dikirim ke negara mana pun di dunia, dan menunjukkan kemampuan proyeksi kekuatan Angkatan Udara Perancis.

Secara khusus, Kedutaan Besar Perancis di Jakarta akan memberikan kesempatan kepada awak media untuk melihat dari dekat pesawat-pesawat Angkatan Udara Perancis yang datang pada Senin.

Tidak hanya itu, awak media juga akan diberi kesempatan mengikuti penerbangan khusus dengan pesawat A330 MRTT untuk mengambil foto pesawat tempur Rafale dan pesawat angkut A400M yang sedang mengudara.

Seperti diketahui, TNI AU akan memperoleh dua pesawat Airbus A400M dalam konfigurasi multiperan tanker dan angkut. Kontrak pembelian pesawat berharga sekitar Rp2,2 triliun per unit tersebut diteken Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada pertengahan November 2021.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply