B-21 Raider, Pembom Generasi Keenam USAF Telah Lahir Setelah Tiga Dekade

0

MYLESAT.COM – Akhirnya dunia melihat lahirnya sebuah pembom generasi keenam terbaru milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF). Kelahiran itu diungkap Northrop Grumman dan USAF dengan menampilkan bentuk pembom jarak jauh siluman B-21 Raider kepada publik untuk pertama kalinya.

Upacara yang berlangsung pada 2 Desember 2022 ini diadakan di bawah langit yang gelap di fasilitas pabrikan di bandara Palmdale di Kalifornia. Turut hadir personel Northrop Grumman dan pejabat militer dan pemerintah senior, termasuk menteri pertahanan Lloyd Austin.

“B-21 Raider adalah pembom strategis pertama dalam lebih dari tiga dekade,” kata Austin. Menurutnya, ini adalah bukti keunggulan abadi Amerika dalam kecerdikan dan inovasi.

“Ini adalah pencegahan dengan cara Amerika. Ini bukan hanya pesawat. Ini bukan hanya akuisisi. Ini adalah perwujudan tekad Amerika untuk mempertahankan republik yang kita semua cintai. Ini adalah bukti strategi pencegahan kami dengan kemampuan untuk mendukungnya, kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.

Upacara pembukaan ini dimeriahkan dengan terbang lintas trio pembom USAF saat ini yaitu Boeing B-52H Stratofortress, B-1B Lancer, dan Northrop Grumman B-2A Spirit.

Dua tipe terakhir dijadwalkan akan digantikan oleh B-21. Meski demikian, untuk sang BUFF yaitu B-52 akan terus bertugas bersama pembom terbaru saat veteran perang tersebut melewati ulang tahunnya yang ke-80. Itu rencana USAF.

Perkenalan B-21 Raider dilakukan dengan cara mengangkat tirai yang menyelubungi pesawat dan B-21 ditarik keluar dari hanggarnya, sebelum didorong kembali. Waktu upacara yang berlangsung malam ditengarai sebagai upaya USAF untuk menghindari pengambilan foto dari pihak-pihak yang tidak diizinkan.

Untuk diketahui, selama upacara peluncuran B-2 pada November 1988, Aviation Week memperoleh foto udara B-2 dari sebuah pesawat ringan.

Kali ini, undangan yang hadir hanya diberikan pandangan langsung dari B-21, yang menegaskan bahwa pesawat secara selintas memang mirip B 2 meskipun tampak sedikit lebih kecil. Hanya satu foto itu yang dirilis USAF untuk publik, yaitu tampak depan B-21 Raider.

Perbedaan paling jelas adalah bahwa mesin Pratt & Whitney (diyakini merupakan adaptasi dari mesin F135 milik jet F-35) terkubur lebih dalam di sayap campuran, dengan intake kurang menonjol dan menghasilkan ruang bawah yang lebih besar.

Jendela kokpit memiliki bentuk lebih kompleks, dan unit roda pendarat utama memiliki dua roda dan bukan empat.

Perbedaan yang paling penting adalah manajemen pesawat dan sistem internalnya, yang keduanya mendapat manfaat dari kemajuan signifikan selama empat dekade sejak pengembangan B-2. Disebut sebagai pembom generasi keenam, pesawat ini dirancang secara digital dan menampilkan arsitektur sistem terbuka yang memungkinkan peningkatan cepat dan penyisipan teknologi di masa depan.

Meskipun peran utamanya adalah serangan jarak jauh ke wilayah udara yang ditolak dan dilindungi senjata konvensional dan nuklir, dengan memanfaatkan karakteristik silumannya yang lebih baik, pesawat ini akan mampu melakukan misi pengumpulan intelijen dan bertindak sebagai simpul komando pertempuran.

B-21 adalah ‘sekuel’ dari B-2 Spirit yang mirip UFO dan dirancang untuk menyerang jauh di belakang garis musuh dengan jangkauan 9.500 km, muatan 15 ton, dan kemampuan siluman. “Dunia belum pernah melihat teknologi seperti yang dikembangkan Northrop Grumman untuk B-21 kami,” kata Lloyd Austin.

B-21 adalah produk dari program Long Range Strike Bomber (LRS-B) yang permintaan proposalnya dikeluarkan pada Juli 2014. Northrop Grumman dianugerahi kontrak pengembangan pada Oktober 2015. Nama Raider diberikan pada 2016.

Komando Serangan Global Angkatan Udara (Air Force Global Strike Command) bermaksud memperoleh setidaknya 100 pesawat, dengan masuk dinas diharapkan sekitar tahun 2026-27. Awalnya disiapkan untuk menggantikan B-1B dan diikuti oleh B-2A.

Ellsworth AFB di South Dakota yang saat ini menampung B-1B, telah dipilih untuk menjadi pangkalan operasi utama pertama dan menjadi tuan rumah unit pelatihan. Sementara Dyess AFB, Texas (B-1B) dan Whiteman AFB, Missouri (B-2) telah dinamai sebagai lokasi operasi pilihan untuk unit tambahan.

Northrop Grumman memiliki enam B-21 Raider dalam berbagai tahap produksi di Palmdale, termasuk pesawat yang diresmikan pada upacara tersebut. Sementara yang ditampilkan akan ditunjuk sebagai artikel uji, pabrikan sedang membangun menggunakan sistem produksi dan proses oleh tenaga kerja produksi untuk menghindari biaya yang tidak perlu saat program bergerak ke tahap produksi.

Sejauhnya belum ada ketetapan tanggal yang ditentukan untuk penerbangan pertama. Namun diperkirakan akan terjadi sekitar pertengahan 2023.

“Pada kesempatan berikutnya, Anda akan melihat pesawat ini mengudara,” ungkap Kathy Warden, ketua sekaligus CEO dan presiden Northrop Grumman.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply