Kado HUT RI ke-75 dari Kongo, Satgas TNI Konga Berhasil Turunkan 32 Milisi dan Serahkan 20 Pucuk AK-47

0

MYLESAT.COM – Tentu tidak mudah membujuk kelompok bersenjata ini untuk mau menyerahkan diri beserta senjata yang selama ini digunakan. Namun itulah kehebatan prajurit TNI yang saat ini tengah bertugas dalam misi perdamaian di Republik Demokratik Kongo, Afrika.

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO ini kembali mengukir prestasi di tanah Afrika.

Kali ini, prajurit TNI berhasil membawa turun 32 milisi dari kelompok Aigle Alleluya pimpinan Kalinde Takataka Rodantien untuk kembali ke masyarakat.

Turunnya milisi ini membawa serta alat perangnya berupa 20 pucuk AK-47 dan magasin, 8 busur dan 15 anak panah.

Proses penyerahan dipimpin Wakil Komandan Satgas Mayor Inf Hadrianus Yossy SB, mewakili Komandan Satgas Kolonel Inf Daniel Lumbanraja. Penyerahan berlangsung di hutan dekat Desa Lukengwe (32 km Kalemie Utara dari COB) Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo beberapa waktu lalu.

Keberhasilan bermula dari dilaksanakannya kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) terpadu seperti pembuatan lapangan sepak bola beserta alat penunjang lainnya yang diprakarsai Kompi A. Dilanjutkan perbaikan jembatan oleh Kompi B, dan pembuatan toilet umum oleh Kompi C serta kegiatan lainnya di Desa Lukombwe.

Pada saat CIMIC, melalui Kepala Desa Luhaka yang hadir, diberikan informasi kepada Indo RDB bahwa ada kelompok milisi yang akan menyerahkan diri di sekitar Desa Lukengwe dan Desa Bakari.

Dari informasi tersebut dengan cepat ditindaklanjuti untuk dilaporkan ke Markas Indo RDB melalui Kasi Intel Kapten Inf M. Assegaf.

Selanjutnya, dari laporan tersebut, Komandan Satgas memerintahkan pasukannya melaksanakan Long Range Patrol (LRP) dengan menurunkan dua tim.

Tim 1 dipimpin Kapten Inf M. Choriq dan Tim 2 dipimpin Kapten Inf Ihsan Hanafi sebagai pencari data dan memastikan kebenaran informasi yang diterima.

Kerja keras tim LRP akhirnya dapat benar-benar menyakinkan kelompok milisi untuk bersedia menyerahkan diri kepada Indo RDB Monusco dalam waktu dan tempat yang sudah ditentukan.

Keberhasilan ini menjadi hadiah dari pasukan Garuda di Kongo karena bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-75.

Milisi yang menyerahkan diri merupakan kombatan FDLR (Rwanda) yang termasuk tokoh dicari aparat RD Kongo. Perolehan tersebut hasil kerja keras yang selama ini terus ditingkatkan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan mandat PBB yaitu Protection of Civilian (POC).

Wakil Komandan Satgas Mayor Inf Hadrianus Yossy mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit yang telah bekerja keras hingga membuahkan hasil dalam menjalankan misinya dengan baik, dan berpesan untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman serta memenangkan hati dan pikiran masyarakat serta kepercayaan kepada Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO.

Dari salah satu milisi yang menyerahkan diri disampaikan bahwa senjata pernah digunakan sebagai alat untuk merampok bahkan. Mereka tak segan-segan membunuh apabila ada perlawanan dari masyarakat.

“Diserahkannya senjata dari milisi ke Satgas RDB Monusco diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat baik saat ini maupun dimasa mendatang, sehingga misi menciptakan perdamaian tanpa adanya kekerasan dan kontak senjata serta pembinaan teritorial di wilayah binaan RDB Monusco dapat berhasil,” ujarnya.

Sampai saat ini, Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO telah berhasil menurunkan milisi sebanyak 286 orang berikut alat perangnya berupa 101 senjata api yang terdiri dari 95 pucuk jenis AK-47, 3 pucuk senjata api jenis FAL 3, 3 pucuk senjata api rakitan, 436 butir amunisi tajam, 78 magasin, 1 granat tangan, 1 sangkur dan 83 busur serta 95 anak panah.

Senjata yang diserahkan kepada personel Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO, selanjutnya diserahkan kepada staf Monusco dalam hal ini Disarmament Demobilization Reintegration (DDR) untuk dilaksanakan proses lebih lanjut sesuai ketentuan UN.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply