MYLESAT.COM – TNI Angkatan Udara terus melengkapi fondasi organisasi Koopsudnas (Komando Operasi Udara Nasional) sejak diresmikan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo pada 28 Januari 2022. Peresmian Koopsudnas diikuti oleh likuidasi Kohanudnas serta alih kodal Koopsau I, II, III, dan Kopasgat.
Baca Juga:
- KSAU Resmikan Koopsudnas, Kotama dengan Kemampuan Daya Tangkal Strategis
- KSAU Percayakan Koopsudnas kepada Marsdya TNI M. Tonny Hardjono dan Kodiklatau kepada Marsda TNI Ir. Tedi Rizalihadi
- Panglima TNI Mutasi Perwira Tinggi, Marsdya Andyawan Martono Jadi Panglima Koopsudnas

Pengukuhan 66 lambang kesatuan ini sebagai langkah penyempurnaan organisasi Koopsudnas. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Validasi organisasi Kohanudnas menjadi Koopsudnas didasari Perpres nomor 66 tahun 2019 tentang organisasi tugas dan jabatan di lingkungan TNI. Kemudian ditindaklanjuti Perpang TNI nomor 37 tahun 2019 tentang struktur organisasi tugas dan jabatan TNI, serta Perpang TNI nomor 43 tahun 2019 tentang struktur organisasi tugas jajaran TNI AU.
Koopsudnas bertugas sebagai Kotama Operasional (Kotamaops) dan Kotama Pembinaan (Kotamabin) TNI AU.
Selasa (13/12/2022), KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengukuhkan total 66 lambang-lambang kesatuan di jajaran Koopsudnas. Pengukuhan ini sebagai langkah penyempurnaan organisasi.
Sebagaimana tertuang dalam Keputusan Kasau Nomor Kep.363 sampai dengan 373/X/2022 tanggal 27 Oktober 2022, dan Kep.414/X/2022 tanggal 28 Oktober 2022, lambang-lambang kesatuan dari jajaran Koopsudnas yang dikukuhkan yaitu Koopsud 1, Koopsud 2, Koopsud 3, Kosek IKN, Kosek 1, Kosek 2, dan Kosek 3, beserta Satuan-satuan Radar, Satuan Rudal dan Pangkalan Udara di dalamnya.
Menurut KSAU, pengukuhan ini tidak terlepas dari dinamika tugas ke depan yang harus diemban TNI AU. Kesuksesan tugas itu membutuhkan kesiapan satuan operasi untuk selalu berada pada level tertinggi, sehingga mampu meningkatkan kapabilitas pertahanan udara nasional.

Simbolisasi pengukuhan lambang-lambang kesatuan Koopsudnas oleh KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Peningkatan kualitas operasi matra udara di seluruh penjuru nusantara tentunya membutuhkan organisasi induk yang solid dan tangguh. Sehingga mampu mewadahi berbagai satuan operasi di jajarannya sekaligus siap mengatasi berbagai tantangan tugas masa depan.
“Koopsudnas adalah wujud konkret operasi matra udara di lingkup nasional, yang juga menjadi kebanggaan TNI AU dan harus kita jaga serta kita kembangkan bersama,” ungkap Marsekal Fadjar.
Kebanggaan itu, jelas KSAU, terwujud dalam lambang-lambang kesatuan di jajaran Koopsudnas yang sarat makna perjuangan dan pengorbanan untuk melindungi angkasa Indonesia.
“Peresmian lambang-lambang satuan Koopsudnas merupakan bagian dari peningkatan profesionalisme,
sesuai rencana strategis pembangunan kekuatan matra udara yang telah ditentuka,” tutur KSAU.
“Saya ingin menekankan kembali bahwa TNI Angkatan Udara harus senantiasa siap dan cepat dalam menghadapi tantangan zaman, salah satunya melalui pengembangan organisasi militernya secara strategis,” kata KSAU.

Penghormatan kepada lambang-lambang kesatuan Koopsudnas usai dikukkuhkan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Foto: beny adrian/ mylesat.com
“Dengan total 66 lambang kesatuan yang dikukuhkan, menjadi salah satu bukti bahwa komitmen kita untuk mewujudkan Angkatan Udara yang disegani di kawasan, akan terus dijalankan secara bertahap dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Dengan pengukuhan lambang-lambang satuan ini, lengkaplah fondasi organisasi militer sebagai satu kesatuan yang utuh. Berkibarnya lambang-lambang kesatuan ini hendaknya menjadi inspirasi dan pendorong semangat pengabdian bagi setiap satuan jajaran Koopsudnas.
“Nilai luhur yang terpatri dalam lambang-lambang satuan ini tidak sekadar menjadi moto, namun harus menjadi karakter yang mendorong semangat pengabdian para prajurit TNI AU,” tegas Fadjar.
Sebagai Kotamaops, Koopsudnas menyelenggarakan operasi pertahanan matra udara sesuai kebijakan Panglima TNI dan penegakkan hukum, serta menjaga keamanan di wilayah udara yurisdiksi nasional sesuai peraturan perundang undangan.
Sebagai Kotamabin, Koopsudnas menyelenggarakan pembinaan kemampuan dan kesiapan operasional satuan dalam jajarannya, serta melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan udara guna mendukung tugas TNI AU.

Koopsudnas bertugas sebagai Kotama Operasional dan Kotama Pembinaan TNI AU. Foto bersama usai pengukuhan lambang kesatuan di jajaran Koopsudnas. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Koopsudnas dipimpin oleh oleh perwira tinggi TNI AU berpangkat bintang 3 (marsekal madya) dengan sebutan Panglima. Hingga saat ini Koopsudnas sudah dipimpin oleh tiga perwira tinggi. Mereka adalah Marsdya TNI Andyawan Martono (saat ini Pangkogabwilhan II), Marsdya TNI Novyan Samyoga (alm), dan Marsdya TNI Tony Haryono (saat ini).
Pangkoopsudnas memiliki 4 unsur pelaksana, yaitu Pangkoopsud I, Pangkoopsud II, Pangkoopsud III dan Dankopasgat, sekaligus membawahi Lanud, Kosek, Skadron Udara dan Satuan radar termasuk Yonko Pasgat.