Kekurangan Personel, US Army Tawarkan Bonus Kepada Prajurit yang Bertahan

Angkatan Darat AS menawarkan kepada tentaranya bonus 90.000 dolar AS untuk bergabung kembali dengan kesatuannya dalam upaya untuk membalik keadaan seiring pengurangan kekuatan militer selama masa kepresidenan Barack Obama.

Seiring perang di Irak dan Afghanistan terus berlanjut namun berkurang, jumlah prajurit AD AS yang aktif akan turun sebanyak 120.000 menjadi sekitar 450.000 tentara pada akhir tahun fiskal 2018.

Kongres memutuskan akhir tahun lalu untuk meningkatkan kapasitas militer sekali lagi, sejalan dengan janji kampanye Presiden AS Donald Trump.

Namun, kenaikan serius tidak dapat dicapai tanpa kenaikan dana yang sama seriusnya, dan AD sekarang melipatgandakan jumlah bonus yang harus dibayar pada 2017 sampai lebih dari 380 juta dolar, di atas anggaran dasar yang disetujui sebesar 550 miliar.

Di bawah rencana yang ada, AD AS akan menambah 16.000 tentara menjadi total 476.000 di bulan Oktober – tidak cukup untuk ekspansi yang diinginkan Trump, namun militer berjuang memenuhi mandat tersebut.

Tujuannya adalah membawa 6.000 prajurit dan 1.000 perwira untuk menemukan cara menarik 9.000 tentara yang ada untuk tinggal dalam jangka waktu lebih lama.Namun tidak mudah meyakinkan prajurit yang baru beberapa bulan meninggalkan pasukannya ini tetap bertahan.

Mayjen Jason Evans, kepala Komando Sumber Daya Manusia menunjukkan bahwa AD sedang berkembang dengan fokus pada kualitas, bukan kuantitas personel.

Tidak semua prajurit yang kembali akan menerima 90.000 dolar. Bonus lebih tinggi akan diberikan kepada mereka yang memiliki pekerjaan keterampilan tinggi seperti di bidang siber atau kriptologi.

Sementara prajurit infanteri tidak menerima apapun atau mungkin hanya beberapa ribu dolar saja.

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: