Embraer KC-390 Tampil Meyakinkan di Paris Air Show

Dunia pun akhirnya menyaksikan terbangnya pesawat angkut ringar Embraer KC-390 dari Brazil pada saat berlangsungnya Paris Air Shoe. Debut lewat demo terbang di Paris ini menjadi momentum kesiapan KC-390 untuk bersaing dengan pesawat sejenis yang sudah ada.

Merinci kemajuan pengembangan KC-390 kepada wartawan di Le Bourget, Paul Gastao Silva, direktur program KC-390 di Embraer, mengatakan bahwa dua prototipe terbang ini telah melampaui 1.000 jam terbang yang “menunjukkan bahwa pesawat sudah ok”.

Pengiriman KC-390 pertama untuk Angkatan Udara Brasil (Força Aérea Brasileira: FAB), yang memesan 28 unit, akan dilakukan tahun depan. KC-390 kedua dan ketiga sudah dalam produksi.

Sementara itu, KC-390 Test Vehicles 801 dan 802, pesawat ketiga dan keempat yang akan dirakit di jalur produksi KC-390, membuat kemajuan dengan program uji darat dan statis.

Masih menurut Silva, KC-390 akan mencapai initial operation clearance pada paruh kedua tahun ini, dengan full operation clearance akan diraih pada akhir tahun depan.

Hanya dua pesawat akan dikirim ke FAB tahun depan, dengan pesawat ketiga tiba pada 2019.

Masalah anggaran di Brasil memaksa Embraer untuk merevisi jadwal pengiriman yang berubah dari rencana semula.

Program KC-390 dimulai tahun 2009 ketika FAB mengontrak Embraer untuk mengembangkan pesawat angkut. Setelah prototipe pertama melakukan penerbangan perdananya Februari 2015, program uji terbang dimulai pada Oktober 2015 dan sejak saat itu mencapai sejumlah kemajuan.

Jika saatnya sudah operasional penuh, bisa saja KC-390 ditawarkan kepada TNI AU mengingatkan hubungan baik selama ini antara Indonesia dan Brazil dalam pengoperasian pesawat Super Tucano.

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: