9,5 Tahun Penjara untuk Mantan Presiden Brazil yang Terbukti Korupsi

Pengadilan Brazil pada hari Rabu memvonis mantan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva karena melakukan korupsi. Lula da Silva didera hukuman 9,5 tahun penjara.

Menurut majalah O Globo, Lula da Silva, yang berkuasa antara 2003 dan 2010, dinyatakan bersalah oleh Hakim Sergio Moro karena menerima suap 1,2 juta dolar AS dari perusahaan konstruksi OAS Brasil. Uang pemberian itu ia habiskan untuk memperbaiki sebuah apartemen mewah bertingkat tiga di kota Pantai Guaruja.

Sebagai imbalan atas suap, OAS dilaporkan berhasil mendapatkan kontrak menguntungkan dari perusahaan minyak yang dikendalikan oleh Petrobras.

Tahun 2014, terungkap bahwa pelaku bisnis membayar suap lebih dari 2 miliar dolar AS untuk meneken kontrak dengan perusahaan minyak dan mendapatkan proyek yang kemudian meningkat dalam biaya.

Skandal tersebut memicu penyelidikan dan ketidakpuasan skala besar yang sebagian bertanggung jawab atas impeachment Presiden Brasil Dilma Rousseff yang memimpin perusahaan tersebut pada 2003-2010.

Lula da Silva juga dilarang menduduki jabatan resmi selama 19 tahun, yang menggugurkan rencananya untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada 2018. Ia dikenakan denda 205.000 doalr AS.

Mantan presiden tersebut kabarnya akan mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut.

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: