Keluarga Kru Heli Basarnas Terima Santunan dan KPLB Satu Tingkat Lebih Tinggi

Ahli waris dari 4 Prajurit Skuadron 400 Wing Udara 1 Puspenerbal TNI AL sebagai kru helikopter Basarnas AS365N3+ Dauphin HR-3602, menerima santunan dari Jalasenastri, PT. Asabri (Persero) dan Basarnas.

Keempatnya gugur dalam tugas pada awal Juli lalu saat akan melaksanakan evakuasi korban letusan Kawah Sileri di kawasan Dieng.

Penyerahan dilaksanakan oleh Ketua Umum Jalasenastri Ny. Endah Ade Supandi, Kakancab  PT. Asabri (Persero) Surabaya Kolonel Laut (Pur) FX. Djoko Triyono serta Direktur Operasional Basarnas Brigjen TNI (Mar) Ivan Ahmad Riski Titus.

Penyerahan santunan disaksikan oleh Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut Laksma TNI Manahan Simorangkir di Wisma Perwira Lanudal Juanda, Surabaya, Kamis (13/07).

Ahli waris dari ke empat korban yang hadir adalah Ny. Khusnul K., AMD KEP istri dari Mayor Laut (P) Anumerta Haryanto, Ny. Riski Nanda  istri dari Mayor Laut (P) Anumerta Ii Solihin, Ny. Sulik Dwi H., istri dari Letda Laut (T) Anumerta Budi Santoso dan Ny. Diana Lindawati istri dari Serma MPU Anumerta Hari Marsono.

Kepala Cabang PT. Asabri Surabaya menjelaskan bahwa pemberian satunan ini diberikan kepada ahli waris dari peserta PT. ASABRI yang dalam hal ini Prajurit TNI,  yang gugur dalam melaksanakan tugas. Santunan yang diberikan adalah Santunan  Resiko Kematian Khusus (SRKK) dan Bea Siswa untuk satu anak. Ditambahkan oleh Direktur Operasi Basarnas mewakili Kabasarnas bahwa para prajurit yang gugur merupakan pahlawan, dan para pejuang sejati.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Jalasenastri Ny. Endah Ade Supandi juga menyampaikan kepada para ahli waris agar tidak berlarut-larut dalam suasana duka. “Kita semua keluarga dan apabila ada permasalahan maupun kesulitan agar disampaikan kepada Puspenerbal atau langsung kepada saya selaku Ketua Umum Jalasenastri,” ungkapnya.

Saat ini, keempatnya, berdasarkan Keputusan Panglima TNI telah mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat dituangkan dalam Surat Keputusan Panglima TNI tentang Penetapan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Operasi Militer Selain Perang Anumerta, nomor Kep/469/VII/2017.

Surat Keputusan ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 Juli 2017 tertanda Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan ditandatangani oleh Kepala Setum TNI Brigjen TNI Ferry Zein.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: