Setelah Ganti Sayap, Jerman Masih Terus Remajakan Armada P-3C Orion

Lockheed Martin mendapat kontrak peningkatan kemampuan (upgrade) armada pesawat patroli maritim Angkatan Laut Jerman, P-3C Orion. Kontrak senilai 158,5 juta dolar itu dilaksanakan di bawah payung FMS (Foreign Military Sales).

Diberikan oleh Naval Air Systems Command pada 1 Agustur 2017, peremajaan sistem misi meliputi program 2 Fase termasuk upgrades komputer misi, peralatan akustik, sistem persenjataan serta displays dan controls di 8 pesawat yang dioperasikan.

Dibeli dalam kondisi bekas pakai dari dari Belanda tahun 2004, P-3C Capability Upkeep Program (CUP) dioperasikan oleh Marinefliegergeschwader 3 dari 2006 untuk menggantikan Breguet Atlantics.

Sebelumnya tahun 2015, Jerman sudah melakukan peremajaan terhadap armada Orion yang dikerjakan oleh tim gabungan Airbus Defence and Space dengan Lockheed Martin.

Kedua perusahaan raksasa itu berkolaborasi setelah menerima kontrak dari Federal Office of Bundeswehr Equipment untuk penggantian sayap di 8 pesawat dalam program 8 tahun.

Termasuk ke dalam program mid-life update ini adalah penggantian outer wing, centre fuselage dan horizontal stabilizers.

Baik di Amerika Serikat dan beberapa negara pengguna Orion, sudah melakukan penggantian sayap P-3.

Struktur dibuat oleh Lockheed Martin di AS dan dikirim ke Manching di Jerman ke fasilitas Airbus untuk diintegrasikan.

Menurut Mark Jarvis, Direktur Program P-3 di Lockheed Martin, penggantian sayap ini akan menambah usia setiap Orion Jerman hingga 15.000 jam.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: