Thailand Akan Terbangkan F-5E Tiger II Hingga 2030

Belum bermaksud memensiunkan armada jet tempurnya, AU Thailand akhirnya menerima lampu hijau dari Pemerintah untuk melakukan upgrade armada jet tempur lawas Northrop F-5E Tiger II.

Untuk program modernisasi 14 pesawat ini, dialokasikan anggaran 96 juta dolar AS.

Upgrade diperkirakan akan dilakukan oleh BUMN Thailand, Thai Aviation Industries (TAI) dan akan termasuk pembelian sistem dari perusahaan Israel seperti Rafael Advanced Defense Systems dan Elbit Systems.

Dalam proyek, 4 dari 14 pesawat F-5 akan menerima full upgrades, sementara 10 sisanya akan menjalani modernisasi dengan fokus kepada penggantian radar. Sejauh ini, belum ada rencana Thailand membeli pesawat tempur baru.

Pesawat yang menjalani upgraded kemudian dinamai F-5T Super Tigris. Peningkatan struktur ini menjadikan AU Thailand memiliki kesempatan mengoperasikan F-5 hingga 15 tahun lagi.

Radar multimode baru, yang akan memberikan Super Tigris kemampuan beyond-visual-range capability, yang juga memiliki mode aperture sintetis untuk pemetaan tanah dengan resolusi tinggi.

Tipe radar tidak diungkap, meski diyakini Elta ELM-2032 dari Israel. Leonardo sebelumnya juga menawarkan radar multi-mode Grifo X-band ke Thailand.

F-5 Thailand telah menggunakan rudal udara ke udara jarak pendek Rafael Python-4 dan helm pintar Elbit DASH IV. Sekarang akan ditambahkan penanda target Rafael Litening 3 dan tabung pengacak elektronik Skyshield. Perangkat komunikasi Super Tigris juga akan diganti dengan HAVE QUICK II.

Super Tigris ditempatkan di Skadron 211 di Ubon di Thailand timur.

Upgrade ini akan menjadikan F-5 akan beroperasi hingga 2030, bersama Saab JAS-39C/D Gripen dan F-16A/B Fighting Falcon.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: