Dua Jempol untuk Anggota Kowal yang Jadi Pembicara di Forum Internasional

Kesempatan istimewa diperoleh anggota Korps Wanita TNI AL (Kowal) untuk tampil di forum internasional. Yang beruntung tersebut adalah Kepala Dinas Kesehatan TNI AL (Kadiskesal) Laksma TNI drg. Nora Lelyana, MH.Kes.

Nora hadir sebagai pembicara pada kegiatan Hawaii National Guard Joint Commanders Conference (HING JCC) di Waimanalo Hawaii Amerika Serikat, beberapa waktu yang lalu.

Hawaii National Guard Joint Commanders Conference (HING JCC) adalah pertemuan apel komandan satuan Hawaii National Guard.

Forum ini adalah kegiatan pembinaan satuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan para perwira HING dalam mendukung United States Pacific Command (USPACOM), serta membuka wawasan para perwira HING tentang kawasan Asia Pacifik.

Kegiatan ini menitikberatkan pada pembahasan mengenai China dan Korea Utara, dan upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang Strategic Partnership Program (SPP).

Kegiatan ini dibuka oleh David Ige selaku Gubernur Negara bagian Hawaii dan dihadiri oleh 300 peserta.

Laksma TNI drg. Nora Lelyana, MH.Kes. Foto: portal-komando.com

Seperti HING JCC sebelumnya, kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber dari military leader, akademisi dari Asia Pacific Center of Security Study (APCSS).

Selain itu, untuk pertama kalinya forum mengundang narasumber dari negara mitra yaitu Filipina dan Indonesia yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh delegasi TNI. Nah, disitulah Laksma TNI drg. Nora Lelyana dipercaya mewakili TNI.

Laksma Nora memberikan materi tentang “Pacific Partnership 2016 in Padang as Leasson Learn of Strategic Partnership Program”.

Bersama kelompok kerja HING serta USPACOM, Laksma Nora membahas upaya-upaya peningkatan kerjasama bilateral atau SPP khususnya tahun anggaran 2020–2025.

Pati berbintang satu ini berharap Dinas Kesehatan TNI AL berkesempatan ambil bagian dalam program-program partnership yang sesuai dengan kebutuhan TNI khususnya TNI AL.

“Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan networking internasional guna memperoleh informasi ter-update tentang program kegiatan HING yang dapat diikuti oleh kesehatan TNI AL, sebagai upaya menyusun peta kapasitas sumber daya respon pandemik dan CBRN-e bagi personel TNI AL,” tambahnya.

Laksma Nora adalah satu dari sepuluh anggota Kowal yang berhasil meraih bintang satu. Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga 1986 ini menjadi prajurit TNI AL melalui jalur Sepawamil (Sekolah Perwira Wajib Militer Wanita ABRI).

”Cita-cita saya sebenarnya menjadi ilmuwan. Bahkan target saya menjadi profesor termuda. Tapi, semua tinggal impian setelah saya terlalu menikmati menjadi tentara,” tutur kelahiran Ambengan, Surabaya, 24 Maret 1962 seperti dikutip dari jpnn.com.

Karier Nora sangat cemerlang di TNI AL. Setelah perwira, menjadikanya Kowal pertama yang bertugas di Rumah Sakit Marinir Ewa Pangelila (1987). Ia lalu dipercaya sebagai kepala Rumkit Lanal Belawan, Sumatera Utara.

Kemudian dipercaya lagi memimpin Rumkit Lantamal 1 Belawan sampai dua periode (1992–1993 dan 2001–2003).

Prestasi menonjol membuat istri dari Ir Purwoko dan ibu satu anak ini mendapat tambahan tugas sebagai kepala Dinas Potensi Maritim Pangkalan Utama AL (Lantamal) 1.

Keberhasilannya membina potensi menjadi kekuatan pertahanan keamanan dan dukungan pangkalan dalam operasi keamanan laut mendapat apresiasi dari KSAL (saat itu) Laksamana TNI Bernard Kent Sondakh.

Mulai 31 Juli 2005 Nora mengukir prestasi lagi dengan menjadi komandan Lanal Kowal pertama. Ia dipercaya memegang komando Lanal pertama di Kota Dumai, Riau (2003–2005).

Dari jabatan komando, ia ditarik ke Jakarta untuk memegang jabatan Sekretaris Pusat Kesehatan TNI.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: