Catatan Positif Selama 2017, TNI AU Terus Pacu Modernisasi Alutsista di 2018

TNI AU terus melanjutkan rencana modernisasi alutsista dalam kerangka kerja Renstra II yang masih berjalan. KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menekankan, bahwa TNI AU harus dapat membaca setiap situasi dengan cermat agar mampu berpikir cepat dalam memutuskan dan mampu bertindak secara bijaksana.

“Untuk menyikapi hal tersebut, beberapa perhatian yang perlu diketahui dan dipahami menyangkut kebijakan modernisasi alutsista yang terus diproses secara bertahap sesuai rencana strategis yang telah disusun,” ujar KSAU.

Wakil KSAU Marsdya TNI Yuyu Sutisna membacakan amanat KSAU pada Apel Khusus Tahun Baru di Mabesau Cilangkap, Selasa (2/1/2017). Apel diikuti oleh para Pati, Pamen, Pama, Bintara, dan Tamtama serta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dikatakan KSAU, modernisasi secara bertahap akan terus dipenuhi oleh pemerintah, sehingga harus disikapi dengan bijak dan benar. Kita harus mampu secara cepat beradaptasi dengan alutsista baru dengan menjaga, merawat dan mengoperasikan sesuai Standard Operational Procedure (SOP). Karena bila tidak waspada, alih teknologi dapat berakibat negatif terhadap keselamatan terbang dan kerja.

Kebijakan pemerintah di bidang reformasi birokrasi salah satu tujuannya untuk menata sistem manajemen sumber daya manusia di lingkungan TNI.

Kebijakan pemerintah saat ini masih menerapkan zero growth policy dalam pengawakan organisasi militer. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan efesiensi dan efektivitas anggaran TNI dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit serta untuk pembangunan alutsista TNI.

Bila dikaitkan antara kebijakan zero growth dengan perencanaan strategis pembangunan TNI AU ke depan, terdapat permasalahan yang harus diantisipasi secara dini.

“Kita harus mampu membangun dan mengelola sumber daya manusia yang tersedia saat ini sesuai kebutuhan organisasi. Ke depan, setiap personel TNI AU harus benar-benar profesional di bidangnya dan mampu melaksanakan tugas secara maksimal,” urai KSAU.

Terkait MEF hingga tahun 2024, TNI AU telah merencanakan untuk meningkatkan kekuatan alutsista berupa penggantian pesawat tempur F-5 Skadron Udara 14 serta penambahan beberapa pesawat angkut dan helikopter.

Di tahun 2017, hasil kerja keras dapat mewujudkan zero accident, walaupun terdapat tiga incident namun dengan profesionalisme yang baik disertai tekad dan keberanian personel yang mengawaki, serta lindungan Allah SWT peristiwa tersebut dapat terhindarkan dari kerugian yang lebih besar.

Disamping itu, TNI AU juga mencatat hasil kerja yang patut mendapat apresiasi dalam tugas OMSP, dengan keberhasilan melaksanakan operasi kemanusiaan lewat udara untuk operasi bantuan, baik di dalam maupun di luar negeri yang terkena bencana alam maupun akibat konflik suatu negara. Seperti bantuan ke Bangladesh untuk pengungsi Rohingya.

Selain itu, TNI AU juga turut mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan keberhasilan para prajuritnya dalam kejuaraan olahraga dari berbagai event internasional.

Ini merupakan bentuk tanggung jawab kita kepada negara yang tentunya diharapkan membawa kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

 

Teks: beny adrian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s