Nasib Putra Dewa Kini, Hercules A-1313 yang Kesepian di Keramaian Kota Bandung

0

Sudah berapa tahun terakhir ini, setiap kali mendarat di Bandara Husen Sastranegara, Bandung, kita akan melihat pesawat C-130B Hercules A-1313 milik TNI AU “mangkrak” di pelataran parkir bandara.

Posisinya di dekat ujung landasan selatan, di dekat hanggar yang sudah tidak dipakai. Hercules dengan registrasi A-1313 ini teronggok membeku seorang diri. Badannya yang kekar terlihat sudah dimakan karat, kulitnya mengeriput, kusam, dan terlihat semakin tua.

Begitu pula keempat mesinnya, sudah dilepas. Untuk menjaga keseimbangan pesawat, dua tali baja ditarik dari kedua sayap dan ditambatkan ke sebuah pemberat di landasan. Sungguh ironi. Sang Putra Dewa seperti terpasung oleh takdirnya.

Salah seorang penerbang Hercules yang coba mylesat.com hubungi mengaku tidak tahu persis kondisi A-1313. “Oo.. itu datanya ada di Skadron Mas.. orang pemeliharaan,” akunya yang dulu sering menerbangkan A-1313.

Jika menengok sejarah Hercules di Indonesia, awalnya TNI AU mengoperasikan Hercules hanya di Lanud Halim Perdanakusuma. Yaitu Skadron Udara 31 dan 32.

Kemudian hari, Skadron 32 dipindahkan ke Lanud Abdulrachman Saleh di Malang, Jawa Timur pada tahun 1976.

Skadron 32 sempat dinonaktifkan seiring pensiunnya Antonov An-12 Cub pada 11 Mei 1965. Skadron ini diaktifkan kembali pada 11 Juli 1981 dengan kekuatan penuh C-130.

Sebelum Skadron 32 pindah rumah, pesawat Hercules yang ada dibagi dua di antara kedua skadron. Enam C-130HS (A-1317, A-1318, A-1319, A-1320, A-1324 plus C-130H/A-1323) tetap di Halim untuk Skadron 31.

Sedangkan Skadron 32 mendapat dua C-130B (A-1301, A-1313), dua C-130H (A-1315, A-1316), dan dua tanker KC-130 (A-1309, A-1310).

Seperti halnya sang putra dewa, A-1313 tentu sudah malang melintang memberikan pengabdian terbaiknya di tanah air. Berbagai operasi militer dan civic mission akan tercatat abadi di log book pengabdian Hercules A-1313.

Kita tunggu kabar selanjutnya, apakah TNI AU akan mengaktifkan kembali A-1313.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply