Bush Dimata Mike Elliott, Tandem Masternya: Secret Service Pun Tidak Tahu Bahwa Ia Akan Terjun

Meninggalnya Presiden Amerika Serikat ke-41, George Herbert Walker Bush, telah meninggalkan banyak kenangan bagi warga AS. Tak terkecuali bagi pensiunan tim terjun payung Golden Knights, Sgt.1st Class Mike Elliott.

Elliott akan mengenang selalu Bush dalam hidupnya, karena ia dipercaya menjadi tandem master mantan orang nomor satu AS itu. “Sulit untuk melupakan kenangan menerjunkan dia beberapa kali, penerjunan khusus pada saat ulang tahunnya ke 85 dan 90,” ulas Elliott.

Elliott adalah mantan anggota tim terjun payung kebanggaan AS, Golden Knights dan tinggal di Raeford, North Carolina. Dari penelusuran di blogtalkradio.com, disebutkan bahwa Elliott mengantongi 8.000 kali terjun freefall  dan 2.000 kali terjun tandem.

Menurut goldenknightsaa.com, Elliott adalah Tandem Team Leader. Mike Elliott adalah prajurit infanteri lintas udara dan ditugaskan sebagai Tandem Instructor di Tandem Team.

Elliott memiliki sejumlah kapasitas. Dimulai sebagai Tandem Instructor, ia kemudian terpilih menjadi Team Leader di Gold Demonstration Team dan kembali ke Tandem Team sebagai Team Leader.

“Ketika Anda mendapatkan tugas itu, Anda akan mengikatkan mantan presiden AS kepada diri Anda dan terjun dari pesawat pada ketinggian 12.000 kaki, itu tugas yang cukup berat,” aku Elliott. “Tapi saya merasa terhormat mendapatkan misi itu.”

Elliott adalah anggota Tim Parasut Angkatan Darat Golden Knights sebagai komandan tim tandem saat dipilih untuk misi menerjunkan Bush. Lompatan pertama adalah misi rahasia.

Kenangan yang tidak akan terlupakan bagi Elliott terjun payung bersama George Bush.

“Dia merahasiakannya, dia merahasiakannya dari Mrs Bush, dia merahasiakannya dari 43 (kode untuk putranya George Walker Bush yang menjadi presiden AS ke-43), dia merahasiakannya dari secret service, dia tidak ingin ada yang tahu dia melompat,”  kata Elliott.

Sehari sebelum terjun, Bush memberi tahu semua orang tentang niatnya termasuk kepada istrinya Barbara Bush.

Elliott bertemu Barbara untuk pertama kali di College Station, Texas. Saat itu Barbara menghampirinya dan berkata, jika kau menyakitinya, aku akan membunuhmu.

Elliott mengaku menerima banyak surat dari Bush setelah penerjunan itu. Dalam setiap suratnya, Bush selalu memulai dengan mengatakan, Anda dan saya memiliki hubungan yang dekat, terima kasih telah mengurus (terjun) saya, terima kasih telah membuat saya merasa muda lagi.

“Ketika putra saya lahir, dia menulis surat kepada putra saya dengan menulis, selamat datang di dunia baru yang hebat ini.”

Penerjunan dalam rangka ulang tahunnya ke-90 nyaris batal karena tidak mendapat persetujuan dari Barbara sampai menit terakhir.

“Saya tidak akan melupakan bahwa saya pernah menerjunkannya pada ulang tahunnya ke-90. Dia pernah meminta saya dan satu teman di tim untuk datang makan malam dan kami makan malam bersamanya, Mrs. Bush dan cucunya George Jr,” ulas Elliott.

“Kami duduk di satu meju dan minum vodka dengan mantan presiden, dia berbicara saat ditembak Jepang. Ini sebuah momen yang sulit dipercaya, seperti mencubit diri sendiri. Seseorang dari Raeford duduk minum koktail bersama mantan presiden,” ungkap Elliott.

Elliott mengatakan, terjun dengan Bush adalah sebuah sebuah bagian penting dan momen tak terlupakan.

Sebelum berpisah, Bush sempat mengatakan kepada Elliott ingin kembali terjun pada saat usianya 95 tahun.

“Dia meninggalkan banyak kenangan indah untuk saya. Dia ikon Amerika yang hebat, dan, untuk saya, superman,” kata Elliott.

Sepanjang hidupnya, Geoger HW Bush sudah melakukan delapan kali terjun payung. Pertama kali terjun karena terpaksa setelah pesawatnya ditembak Jepang saat Perang Dunia II di Pasifik.

Saat itu Letnan Bush menerbangkan salah satu dari empat Grumman TBM Avenger dari Torpedo Squadron 51 (VT-51). Tugas mereka menyerang instalasi Jepang di Chichijima.

Namun pada misi 2 September 1944 itu, pesawatnya tertembak senjata antipesawat Jepang. Pesawatnya jatuh. Disebutkan Bush berhasil menjatuhkan sejumlah bom sebelum lompat dari pesawat.

Bush meninggal pada 1 Desember 2018 karena penyakit TBC dan mengidap gejala parkinson. Bush meninggal delapan bulan setelah kematian istrinya Barbara Bush pada 17 April 2018 dalam usia 92 tahun.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: