Belanda Akhiri Penugasan Setahun F-16 di Timur Tengah

Pemerintah Belanda memutuskan mengakhiri penugasan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon di Timur Tengah akhir tahun lalu seperti diumumkan Kemenhan Belanda pada 31 Desember 2018.

Dikutip janes.com, Kemenhan Belanda dilaporkan memulangkan F-16 Belanda dari Yordania pada Rabu, 2 Januari 2019 diikuti oleh lebih 150 personel.

Setelah berhenti di Lanud Araxos di Yunani, dua F-16 melanjutkan penerbangan ke Lanud Leeuwarden dan empat F-16 terbang ke rumahnya di Lanud Volkel.

Empat F-16 plus dua pesawat cadangan, beroperasi dari Al-Azraq di Yordania sejak Januari 2018 bersama pesawat Koalisi lainnya dalam mendukung pasukan darat.

Mereka melaksanakan lebih 3.000 misi menggunakan senjata untuk menyerang beragam target sekitar 2.100 kali. Seperti kendaraan, pusat logistik, dan posisi senjata.

Pada 31 Desember 2018, F-16 melaksanakan misi terakhir menyerang target ISIS di Suriah dan wilayah Irak. Lalu esok harinya 1 Januari 2019, seluruh kru menyiapkan kepulangan pesawat pada Rabu pagi.

Seluruh personel akan tiba di Lanud Eindhoven dalam waktu seminggu. Sementara satu tim kecil akan tetap di Yordania selama beberapa bulan untuk menutup kamp dan mengumpulkan seluruh peralatan untuk dipulangkan menggunakan kapal dan pesawat.

Kemenhan mengatakan bahwa Belanda tidak dapat lagi berpartisipasi dalam koalisi melawan ISIS dari Yordania. Belanda dalam persiapan konversi ke F-35.

Teks: beny adrian

Tags

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: