Kedua Kalinya, Mesin Super Hornet US Navy Terbakar dan Memaksa Pesawat Mendarat Darurat

0

MYLESAT.COM – Dalam hitungan dua minggu, dua pesawat tempur Angkatan Laut Amerika Serikat F/A-18 Super Hornet mengalami insiden. Terakhir, pesawat mendarat darurat di Naval Air Station (NAS) Oceana. Kedua insiden membuat mesin pesawat terbakar.

Menurut Naval Safety Center, pesawat dua tempat duduk berbasis di kapal induk F/A-18F Super Hornet mengalami kebakaran pada mesin pada Senin (21/9) saat terbang di sepanjang tenggara pantai Virginia, memaksa pesawat kembali ke NAS Oceana di Pantai Virginia.

“Pesawat mendarat dengan aman di NAS Oceana tanpa insiden. Investigasi dilakukan terhadap masalah ini,” jelas Komodor Jennifer Cragg, juru bicara Naval Air Force Atlantic.

Dilaporkan tidak ada korban dalam insiden ini.

Dua minggu sebelumnya, insiden yang hampir sama melibatkan F/A-18F yang lain.

Cragg mengatakan bahwa terlalu dini untuk berspekulasi tentang faktor penyebab kebakaran mesin dalam penerbangan kedua jet itu, tetapi penyelidikan sedang dilakukan.

Pesawat Angkatan Laut AS biasanya memiliki dua mesin untuk meningkatkan kemampuannya guna bertahan dari insiden seperti ini saat berada di laut tidak terkecuali Hornet, mampu kembali ke pangkalan dengan satu mesin.

Pengecualian diberikan kepada penerusnya F-35 Joint Strike Fighter yang hanya memiliki satu mesin.

Ini bukan musim panas yang baik untuk penerbangan di AS.

Pada Juli, dikutip sputniknews.com, dalam 60 hari sebelumnya sebanyak tujuh jet tempur AS berbagai jenis mengalami kecelakaan, termasuk F/A-18F dan beberapa pesawat siluman F-35 dan F-22.

Kebakaran mesin ketiga di bulan ini juga menimpa helikopter Korps Marinir CH-53E Super Stallion. Heli  terpaksa melakukan pendaratan darurat di Stasiun Udara Korps Marinir New River di North Carolina.

Share.

About Author

Leave A Reply