Bersitegang, India Secara Tidak Resmi Minta Maskapai untuk Tidak Mengangkut Warga China ke Dalam Negerinya

0

MYLESAT.COM – Konflik perbatasan antara India dan China masih terus berlangsung. Bahkan sejak pandemi Covid-19, cenderung tegang secara diplomasi.

Ketegangan antara India dan China meningkat sejak pandemi Covid-19 melanda, yang diyakini dunia berasal dari Kota Wuhan di China. Sementara konflik mematikan di perbatasan India-China pada Juni lalu hanya memperburuk keadaan.

Setelah menangguhkan penerbangan ke dan dari China setelah pandemi, Kementerian Penerbangan Sipil India telah mengungkapkan bahwa maskapai penerbangan telah diinstruksikan untuk memblokir warga China agar tidak naik penerbangan ke negara itu, seperti dilaporkan India Today Television (28/12) dan dikutip sputniknews.com.

Mengutip sumber anonim, media India melaporkan bahwa instruksi tersebut telah diedarkan sebagai pemberitahuan tidak resmi (unofficial notice) dari pemerintah pusat.

Sebelumnya pada November, China membatasi masuknya penumpang India ke negaranya karena pandemi.

Pada saat itu, Kementerian Luar Negeri India mengatakan bahwa pemerintah sedang berhubungan dengan Beijing untuk memfasilitasi perjalanan penting orang India masuk dan keluar China.

Namun karena pemerintah India belum secara resmi memasukkan warga negara China ke dalam daftar hitam (blacklisted), telah menimbulkan kebingungan di antara maskapai penerbangan.

Alasan pasti atas dugaan langkah India itu juga masih belum jelas.

Hubungan antara kedua negara telah tegang sejak konflik meletus di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) pada April. Ketika itu kedua belah pihak saling menuduh melanggar perjanjian perbatasan.

Hubungan kedua negara bertetangga itu semakin memburuk pada Juni, ketika 20 tentara India tewas di Lembah Galwan selama pertempuran dengan penjaga perbatasan China.

India melarang lebih dari 200 aplikasi China dan membatasi perusahaan Sino Tech untuk berpartisipasi dalam uji coba 5G sebagai hasilnya.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply