Langsung dari KRI John Lie, Panglima TNI Tinjau Lokasi Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Kepulauan Seribu

0

MYLESAT.COM – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. meninjau langsung lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 menggunakan KRI John Lie-358 yang bertolak dari Dermaga JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1).

Turut dalam peninjauan ini Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas) Marsdya TNI Bagus Puruhito, dan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) sore sekitar pukul 14.47 WIB. Pesawat mengangkut 56 penumpang, terdiri dari 46 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi.

Panglima TNI menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka yang mendalam terkait tragedi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Panglima TNI mengikuti langsung operasi SAR Sriwijaya Air dari KRI John Lie-358. Foto: Puspen TNI

“Saya turut prihatin dan berbela sungkawa atas kejadian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182,” ungkapnya.

Dari hasil pemantauan terakhir didapatkan titik koordinat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air  sesuai koordinat yang diberikan dari kontak terakhir adanya sinyal dari pesawat tersebut.

“TNI telah menurunkan tim penyelam dari Denjaka dan Kopaska TNI AL, dan mudah-mudahan apa yang ditemukan oleh KRI Rigel 933 memang tepat sesuai dengan perkiraan,” ujarnya.

Dari hasil pengamatan udara yang dilakukan pesawat TNI AU, juga terlihat jelas tumpahan minyak di sektor yang diperkirakan lokasi jatuhnya pesawat.

TNI mendukung penuh upaya pencarian dan pertolongan untuk menemukan pesawat Sriwijaya Air di bawah komando Basarnas.

Untuk itu, TNI mengerahkan lusinan alutsista dan personel guna mendukung pencarian. Di antaranya pesawat, helikopter, dan kapal perang serta menerjunkan tim penyelam dari Denjaka, Taifib, Kopaska, Satlambair, dan Pushidrosal.

Panglima TNI mengatakan bahwa proses pencarian pesawat Sriwijaya Air mengalami kemajuan dengan ditemukannya serpihan pesawat hingga life jacket oleh penyelam dari Kopaska dan Denjaka TNI AL.

“Seperti saya sampaikan tadi pagi di dermaga bahwa KRI Rigel 933 sudah menemukan sinyal dan setelah dilakukan penyelaman oleh Kopaska, ditemukan serpihan pesawat seperti life jacket, kemudian warna bagian dari pesawat dan bagian dari registrasinya dikedalaman 23 meter,” tutur Hadi.

Hingga sore ini, pencarian masih dilakukan. Tidak banyak kendala karena jarak pandang di bawah air cukup bagus.

Pengerahan personel, materiil dan alutsista TNI untuk mendukung operasi SAR Sriwijaya Air SJ182 meliputi TNI AD 130 orang (Kodam Jaya); TNI AL 1.218 orang, materiil (6 Sea Rider, 6 perahu karet, 25 alat selam), alutsista (16 KRI, 3 heli); TNI AU 50 orang, alutsista (2 heli, 1 C295, 1 B737 Surveillance) termasuk 2 tim SAR Paskhas 12 orang.

Total keseluruhan personel 1.398 orang;  Materiil: 6 Sea Rider, 6 perahu karet, 25 alat selam; Alutsista: 16 KRI, 5 Heli, 1 CN 295, 1 Boeing Intai.

Share.

About Author

Leave A Reply