Kapal ADRI L-II Kirim 144 Prajurit Yonkes 2 Divisi Infanteri 2 Kostrad ke Mamuju

0

MYLESAT.COM – Untuk membantu penanggulangan korban bencana alam gempa bumi berkekuatan M 6,2 di Kabupaten Mamuju, Majene, Provinsi Sulawesi Barat, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., PH.D memberangkatkan Rumah Sakit Lapangan dan personel bantuan medis Batalyon Kesehatan 2 Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Pasukan berkualifikasi kesehatan ini diberangkatkan menggunakan kapal ADRI L-II (52) menuju Mamuju Sulawesi Barat dari Satang (Satuan Angkutan) Air TNI AD di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (19/1).

Saat pelepasan, KSAD didampingi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letjen TNI Eko Margiyono.

Sebanyak 144 personel yang akan melaksanakan tugas bantuan kemanusiaan di Mamuju Sulawesi Barat ini dipimpin langsung Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) 2 Divisi Infanteri 2 Kostrad Letkol Ckm dr. Ayiq Mahmud, Sp OT (K) Spine.

Sebelum pemberangkatan, KSAD mengecek kesiapan personel dan materiil Yonkes 2 Kostrad serta perlengkapan kesehatan yang akan dibawa.

Di antaranya tenda rumah sakit lapangan yang telah dilengkapi dengan modul-modul pendukungnya.

Sebelum memberangkatkan personelnya, Jenderal Andika memberikan pengarahan dan penekanan kepada personel TNI AD yang tergabung dalam misi kemanusian untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam gempa di Mamuju, Sulawesi Barat.

KSAD menyampaikan bahwa ini adalah misi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan dan sangat membutuhkan kehadiran prajurit TNI.

“Selain itu kita satu misi untuk membantu keluarga kita. Masyarakat Indonesia yang ada di Sulawesi Barat. Dengan kehadiran prajurit TNI AD diharapkan masyarakat dapat tertolong dan terbantu. Maka kepada seluruh prajurit yang telah dipercaya untuk melaksanakan penugasan, agar melaksanakan dengan penuh semangat, mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, menjaga nama baik satuan,” tegas KSAD.

KSAD juga mengingatkan personelnya untuk tidak lupa berdoa dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Agar senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran, serta tetap laksanakan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” ungkap KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

Sebanyak 144 personel Yonkes 2 Divisi Infanteri 2 Kostrad melaksanakan misi kemanusiaan di Mamuju Sulawesi Barat. Foto: Kostrad

“Kita TNI AD khususnya Kostrad merasa terpanggil untuk membantu kesulitan rakyat, lebih-lebih yang sedang mengalami musibah saat ini. Sudah sewajarnya dan seharusnya Kostrad turut membantu kelancaran kegiatan yang dilaksanakan oleh bapak Kasad,” ungkap Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiyono.

Turut hadir Asrena KSAD Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono, Asintel KSAD Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko, Asops KSAD Mayjen TNI Surawahadi, Aslat KSAD Mayjen TNI Harianto, Aspers KSAD Mayjen TNI Mulyo Aji, Aslog KSAD Mayjen TNI Jani Iswanto, Aster KSAD Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapus Bekangad Mayjen TNI Isdarmawan Ganemoelijo, Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Purwoko Hadi Wardhono, Dirum Pusiziad Brigjen TNI Jamallulael, Dircab Pusbekang AD Brigjen TNI Agus Santoso, dan Dansatang Air Kolonel Cba. Winarno.

Sebelumnya Satangair TNI AD menerima dua kapal baru yaitu ADRI-LI (51) dan ADRI-LII (52). Kapal dengan jenis LST (landing ship tank) ini dioperasikan TNI AD untuk mengangkut MBT Leopard.

Kapal ADRI 51 dan ADRI 52 memiliki berat 1.500 Dead Weight Tonnage (DWT). Kapal ini mampu mengangkut delapan unit Leopard dan dua transporter. Termasuk dilengkapi helipad.

ADRI L-II dilengkapi 130 kamar tidur untuk pasukan dan 67 kamar ABK. Disebutkan bahwa ADRI 52 mampu mengangkut satu batalion pasukan.

Kedua kapal dibuat oleh galangan PT Daya Radar Utama (DRU).

Share.

About Author

Leave A Reply