Baru Tiba di Sudan, Perjalanan Panjang Mengirim CN235-220MPA ke Senegal di Masa Pandemi

0

MYLESAT.COM – Tidak mudah melakukan apapun di masa pandemi Covid-19. Pembatasan demi alasan kesehatan membuat hampir semua bentuk kegiatan menjadi berubah. Termasuk pengiriman pesawat (ferry flight) CN235-220MPA AX-2348 ke Senegal yang tengah berlangsung.

Baca Juga:

Rencana penerbangan AX-2348 yang telah dibuat sejak keberangkatan dari Bandung pada 19 Maret 2021 harus menyesuaikan dengan situasi pandemi.

Rute yang ditempuh CN235-220MPA Angkatan Udara Senegal ini adalah Bandung, Medan, Chenai (India), Mumbai (India), Doha (Qatar), Khartoum (Sudan), N’Djamena (Chad), Niamey (Niger), dan Dakar (Senegal).

CN235-220MPA Senegal mendarat di Bandara Khartoum. Foto: Kedubes RI Khartoum

Total flying hours yang akan didapat lebih kurang 42 jam. Rencananya pesawat akan mendarat di Dakar, Senegal pada 30 Maret 2021.

Hingga saat ini pesawat sudah mencapai Khartoum di Sudan dan awak pesawat harus menjalani pemeriksaan kesehatan. Semua dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh semua kru di pesawat.

Hasil pemeriksaan kesehatan di negara terakhir pendaratan akan dijadikan dasar untuk melanjutkan penerbangan ke negara berikutnya.

Saat mendarat di Bandara Internasional Khartoum, Kamis (25/3), turut menerima kedatangan rombongan Dubes RI Khartoum, Rossalis Rusman Adenan.

Pesawat mendarat pada Kamis sore pukul 15.30 (20.30 WIB) di Bandara Internasional Khartoum. Pesawat mendarat dengan selamat setelah menempuh tujuh jam penerbangan dari Bandara Internasional Doha dan akan melakukan transit serta pengisian bahan bakar (refueling) di Khartoum selama 72 jam.

Dari Khartoum pesawat akan melanjutkan penerbangan ke N’Djamena di Chad pada Minggu.

Dubes RI Khartoum memastikan bahwa semua awak pesawat dalam keadaan aman, serta menegaskan kesiapan KBRI Khartoum memberikan bantuan dan dukungan bagi pesawat dan para awak selama berada di Khartoum.

Foto bersama seluruh awak pesawat dengan Dubes Rossalis Rusman Adenan. Foto: Kedubes RI Khartoum

Kepada Dubes, Captain Esther Gayatri Saleh menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Esther memastikan bahwa semua awak pesawat dalam keadaan baik.

Baca Juga:

Selama berada di Khartoum, semua awak pesawat akan dijamu makan siang oleh Dubes di Wisma Duta KBRI Khartoum. ?

“Jika semua berjalan lancar dan hasil pemeriksaan baik, pesawat akan terbang pada Minggu ke Chad, kemudian ke Niamey pada Senin dan Selasa ke tujuan akhir di Dakar,” jelas Capt. Esther kepada mylesat.com dengan tetap semangat.

Share.

About Author

Leave A Reply