Pesawat Militer Rusia dan China Dekati KADIZ, Korea Selatan Segera Terbangkan Jet Tempur

0

MYLESAT.COM – Angkatan Udara Korea Selatan mengerahkan jet tempur untuk menanggapi pesawat militer Rusia dan China yang mendekati wilayah udaranya. Insiden ini terjadi pada Selasa (06/06/2023).

Angkatan Udara Korea Selatan mengatakan bahwa empat pesawat militer Rusia dan empat pesawat militer China, memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea Selatan (Korea Air Defence Identification Zone – KADIZ) di bagian selatan dan timur semenanjung.

Zona pertahanan udara adalah sebuah area yang ditetapkan, di mana negara pemilik meminta pesawat asing untuk mengambil langkah-langkah khusus untuk mengidentifikasi diri mereka. Tidak seperti wilayah udara suatu negara (udara di atas wilayah dan perairan teritorialnya) tidak ada aturan internasional yang mengatur zona pertahanan udara.

“Pesawat Rusia dan China tidak melanggar wilayah udara Korea Selatan sebelum keluar dari daerah itu,” ungkap militer Korea.

China dan Rusia melakukan patroli udara bersama pada hari Selasa di atas Laut Jepang dan Laut China Timur untuk keenam kalinya sejak 2019. Kementerian Pertahanan China mengatakan bahwa patroli tersebut merupakan bagian dari rencana kerja sama tahunan militer kedua negara.

Tahun lalu, dua pesawat pembom H-6 China berulang kali memasuki dan meninggalkan KADIZ di lepas pantai selatan dan timur laut Korea Selatan mulai sekitar pukul 05.50 pagi (2050 GMT Selasa).

Pesawat tempur Rusia memasuki zona tersebut beberapa jam kemudian dari Laut Jepang, yang di Korea Selatan dikenal sebagai Laut Timur, bersama dengan pesawat-pesawat tempur Rusia, termasuk pesawat pengebom Tu-95 dan jet tempur Su-35, dan meninggalkan KADIZ setelah 18 menit.

“Militer kami mengirimkan jet tempur angkatan udara sebelum pesawat China dan Rusia masuk ke KADIZ, untuk menerapkan langkah-langkah taktis dalam persiapan menghadapi kemungkinan kontinjensi,” kata JCS dalam sebuah pernyataan.

Pesawat-pesawat itu tidak melanggar wilayah udara Korea Selatan, katanya.

Moskow tidak mengakui zona pertahanan udara Korea Selatan. Beijing mengatakan bahwa zona itu bukan wilayah udara teritorial dan semua negara harus menikmati kebebasan bergerak di sana.

Pasukan Bela Diri Udara Jepang juga mengerahkan jet tempur setelah pesawat pembom China terbang dari Laut China Timur menuju Laut Jepang, di mana mereka bergabung dengan dua pesawat tak berawak Rusia, demikian ungkap kementerian pertahanan Jepang dalam sebuah siaran pers.

China dan Rusia sebelumnya mengatakan bahwa pesawat tempur mereka sedang melakukan latihan bersama secara rutin.

Pada Agustus 2022, dilaporkan pesawat tempur Rusia memasuki KADIZ, tiga bulan setelah pesawat China dan Rusia melakukan serangan pada Mei yang merupakan serangan pertama setelah Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol menjabat.

Pada 2019, pesawat tempur Korea Selatan melepaskan ratusan tembakan peringatan ke arah pesawat militer Rusia ketika mereka memasuki KADIZ selama patroli udara bersama dengan China.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply