MYLESAT.COM – Embraer menegaskan kehadirannya di Australia dalam Avalon Airshow yang akan berlangsung dari 25-30 Maret 2025. Komitmen ini mencerminkan relevansi dan eksistensi jangka panjang Embraer di pasar dengan pesawat E-Jets serta portofolio jet bisnisnya
Pengumuman kehadiran ini selaras dengan akan segera bertambahnya armada Embraer di Australia dengan pengiriman delapan unit E190-E2 untuk Virgin Australia.
Avalon Australian International Airshow 2025 akan diikuti oleh delegasi resmi dari 38 negara serta melibatkan 794 perusahaan dari 28 negara dalam pameran industri dirgantara dan pertahanan.
Avalon Australian International Airshow yag akan digelar di Bandara Avalon pada 25-30 Maret 2025, akan menarik lebih dari 281 delegasi resmi, termasuk 22 kepala militer dan 14 perwakilan pemerintah dari berbagai negara di dunia.
Saat ini terdapat hampir 50 E-Jets dan 20 jet bisnis Embraer yang beroperasi di kawasan Australasia, termasuk seri Phenom 300, jet ringan terlaris di dunia selama 13 tahun berturut-turut.
Di sektor penerbangan komersial, kawasan ini memiliki salah satu armada E-Jets terbesar di Asia-Pasifik. Beberapa operator yang menggunakan pesawat Embraer di Australia meliputi Alliance Airlines, Airnorth, National Jet Express, dan Air Kiribati. Alliance Airlines, operator E-Jets terbesar di negara ini, mengoperasikan rute domestik untuk Qantas.
Raul Villaron, Wakil Presiden Embraer Penerbangan Komersial Asia-Pasifik, menyatakan Australia adalah pasar yang sangat penting bagi Embraer, dan kehadiran Embraer di Avalon menegaskan komitmen jangka panjang terhadap kawasan ini.
“Dengan fondasi yang kuat dari operator E-Jet yang sudah ada serta penambahan armada E190-E2 untuk Virgin Australia, kami yakin pesawat Embraer akan terus berperan penting dalam menghubungkan komunitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh Australia,” ungkapnya.
Tahun lalu, Embraer dan Virgin Australia mengumumkan pemesanan delapan unit E190-E2, sebagai bagian dari rencana pembaruan armada Virgin Australia. Pengiriman dijadwalkan dimulai pada paruh kedua tahun ini, dan armada tersebut akan berbasis di Perth, Australia Barat.
Membangun reputasi 20 tahun keunggulan operasional dari generasi pertama E-Jets, E190-E2 menawarkan peningkatan signifikan dalam efisiensi bahan bakar dan pengurangan emisi karbon, berkat aerodinamika yang lebih baik, desain sayap inovatif, serta teknologi baru.
Pesawat ini telah tersertifikasi untuk terbang dengan campuran bahan bakar SAF hingga 50% dan dalam uji coba telah membuktikan kompatibilitas mesinnya dengan 100% SAF (Sustainable Aviation Fuel).
Embraer berkomitmen untuk mencapai sertifikasi penuh pada 2030, sejalan dengan target industri penerbangan untuk net-zero emissions pada 2050.
Tim Pertahanan & Keamanan Embraer juga akan memamerkan portofolio pesawat militernya, termasuk KC-390 Millennium. Pesawat ini telah beroperasi di Angkatan Udara Brasil sejak 2019, diikuti oleh Angkatan Udara Portugal pada 2023, dan Angkatan Udara Hongaria pada 2024.
Armada KC-390 memiliki tingkat kesiapan misi 93% dan tingkat penyelesaian misi di atas 99%, menunjukkan produktivitas yang luar biasa di kategorinya. Selain Brasil, Portugal, dan Hongaria, beberapa negara lain yang telah memilih KC-390 meliputi Belanda (2022), Austria, Republik Ceko, dan Korea Selatan (2023), Swedia, Slovakia, dan pelanggan yang tidak disebutkan (2024).
Embraer telah hadir dan mendukung pelanggan di Australia sejak 1978, menandai 47 tahun kehadirannya di pasar sejak pesawat pertamanya, Bandeirante, mengudara di langit Australia.