Hankam

TNI AL Kawal Pembangunan Suar Karang Unarang

Pembangunan menara suar Karang Unarang yang berada di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Utara, sempat memancing ketegangan di antara kedua negara pada tahun 2005.

Ketika itu, hubungan kedua negara memanas karena adanya manuver dari kapal perang Malaysia yang memaksa pekerja menghentikan pembangunan yang berada di wilayah Indonesia.

Mengantisipasi kejadian yang sama, kapal perang dan personel dari Pangkalan TNI AL di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menjaga pembangunan menara suar di perairan ambang batas laut (Ambalat) Karang Unanarang.

Seperti diberitakan, Komandan Pangkalan TNI AL Letkol Laut (P) Ari Aryono mengatakan, TNI AL setiap hari mengirim 2 prajurit mengawal tongkang yang digunakan dalam pembangunan menara suar di perairan Karang Unarang.

“Tiap hari ada 2 orang jaga di tongkang, nanti 2 hari diganti. Kita di-back up juga oleh KRI yang berada di seputaran Karang Unarang,” ujarnya seperti dikutip kompas.com.

Rencananya pembangunan suar Karang Unarang rampung Agustus mendatang. Pekerjaan pembangunan menara suar di perairan ambalat Karang Unarang ini telah menyelesaikan pemasangan 8 tiang pancang.

Selain sebagai tanda tapal batas perairan antar-negara, suar Karang Unarang juga untuk memandu kapal yang berlayar di seputar perairan Karang Unarang.

 

Teks: beny adrian

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close