SAAB Gripen E Tarik Diri dari Kompetisi Jet Tempur Belgia

Swedia tidak akan mengajukan pesawat tempur SAAB Gripen E untuk mengikuti kompetisi sesuai rencana pembelian jet tempur oleh Belgia, seperti diumumkan kementerian pertahanan Swedia, Senin (10/7).

Dalam pengumuman itu, Swedish Defense Materiel Administration (FMV) mengatakan bahwa pemerintah tidak siap memberikan dukungan operasional yang dipersyaratkan pemerintah Belgia yang tengah mencari 34 jet tempur baru pengganti 54 unit F-16 Fighting Falcon.

“Ini akan memerlukan kebijakan luar negeri dan mandat politik Swedia yang tidak ada saat ini. Oleh karena itu Swedia dan FMV memilih untuk tidak memberikan jawaban atas permintaan Belgia,” demikian bunyi pemberitahuan tersebut.

Keputusan ini merupakan pukulan bagi SAAB. Awal tahun ini pejabat SAAB mengatakan, mereka berharap mengusulkan versi next-generation Gripen E kepada Belgia, yang sudah melakukan penerbangan perdana bulan lalu.

Keputusan ini tentu melapangkan jalan bagi Lockheed Martin F-35, Eurofighter Typhoon, dan Dassault Rafale yang bersaing mendapat kontrak dari Belgia. F-35 memiliki kans paling besar dalam kompetisi ini. 

Keputusan SAAB menarik diri dari kompetisi di Belgia ini, menjadikannya perusahaan kedua setelah sebelumnya Boeing yang menawarkan F/A-18E/F Super Hornet juga hengkang pada April 2017.

Boeing saat itu mengecam persyaratan yang diajukan Belgia karena secara tidak adil mengarah ke F-35.

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: