Kaderisasi Prajurit, Kostrad Kembali Buka Latihan Pembentukan Taipur

“Saya ucapkan selamat datang di kolat Base Camp Gunung Sanggabuana Denharrahlat Kostrad. Di tempat inilah kalian akan dilatih, digembleng dan disiapkan untuk mencapai kualifikasi dan kemampuan khusus yang menjadi syarat prajurit Taipur Kostrad,” ujar Panglima Kostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi saat membuka latihan pembentukan Taipur VII Tahun Anggaran 2017 di daerah latihan Kostrad gunung Sanggabuana Karawang, Jabar, Jumat (4/8).

“Dengan komitmen untuk senantiasa meraih keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas pokok, kalian diharapkan dapat memanfaatkan momentum dan kesempatan latihan ini dengan optimal dilandasi semangat dan tekad dalam rangka meningkatkan kualitas kemampuan serta keahlian kalian sebagai prajurit intai tempur Kostrad yang kita banggakan bersama,” ucap Pangkostrad.

Latihan pembentukan Taipur VII TA. 2017 dilaksanakan dalam rangka peningkatan kemampuan sekaligus memenuhi tuntutan organisasi khususnya bidang personel sebagai langkah peremajaan atau kaderisasi personel prajurit Taipur satuan Yonintelpur Kostrad.

Yonintelpur merupakan mata dan telinga Kostrad. Oleh karena itu, prajurit Taipur sebagai bagian dari satuan Kostrad harus benar-benar andal dan diyakini  kemampuannya untuk dapat menyediakan intelijen bagi satuan Kostrad sehingga pimpinan dapat mengambil kebijakan dan memutuskan tindakan yang tepat sesuai tuntutan tugas.

Kemampuan intelijen lebih dititikberatkan pada intelijen tempur.

“Prajurit yang mengikuti latihan ini adalah personel yang telah terseleksi dengan baik dan memenuhi syarat untuk mengikuti latihan pembentukan Taipur,” tegas Pangkostrad.

Menurut rencana latihan pembentukan Taipur VII ini akan dilaksanakan sekitar 22 minggu. Latihan akan dilaksanakan dalam 6 tahap di daerah latihan Bogor, Depok, Jatiluhur, dan Bandung.

“Saya ingatkan bahwa, kesejahteraan yang paling tinggi nilainya bagi seorang prajurit adalah latihan yang profesional. Karena dengan latihan yang profesional akan menjauhkan kalian dari risiko pertempuran yang dapat menelan korban jiwa. Oleh karena itu Kostrad akan mewujudkan latihan yang profesional guna melahirkan prajurit Taipur yang tangguh dan tidak kenal menyerah,” tambah Pangkostrad.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: