Pesawat Hercules Terhindar dari Musibah, KSAU Berikan Well Done Certificate kepada Seluruh Kru

Pagi itu, 18 Juli 2017, sebuah pesawat C-130 Hercules A-1314 milik Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, baru saja selesai melaksanakan pemeliharaan.

Sesuai prosedur, tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah melaksanakan uji terbang (test flight) untuk mengetahui hasil dari pemeliharaan yang sudah dilakukan.

Namanya test flight adalah pekerjaan rutin di skadron udara. Semua awak pesawat termasuk anggota bagian teknik, sudah menyiapkan pesawat di apron. Selain test flight, hari itu juga diskedulkan profisiensi penerbang Skadron Udara 17.

Pesawat pun mulai meluncur deras di landasan, siap membawa Sang Putra Zeus mengangkasa. Namun mendadak,  turbin mesin nomor 1 mengalami malting engine.

Hebatnya, dalam kondisi emerjensi itu pilot dan awak lainnya tetap tenang mengendalikan pesawat dalam kondisi emerjensi.

Dalam hitungan detik itu, diputuskan untuk abort take off (membatalkan take off) sehingga pesawat dan awak dapat diselamatkan.

Baca KC-130 Marinir AS Jatuh di Mississippi, 16 Tewas

Karena keberhasilan menyelamatkan pesawat beserta kru di dalamnya, KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh awak pesawat.

Penghargaan itu ditunjukkan KSAU dengan memberikan Well Done Certificate kepada 10 kru pesawat C-130 Hercules A-1314. Pemberian sertifikat berlangsung di auditorium Mabesau Cilangkap, Senin (14/8).

KSAU tentu tidak main-main dengan penghargaan ini. Karena keberhasilan kru dalam menyelamatkan pesawat dari kemungkinan kerugian yang lebih besar, seperti hancurnya pesawat, gugurnya awak maupun warga masyarakat lainnya, adalah sebuah mukjizat  yang pantas disyukuri.

“Tindakan penyelamatan yang dilakukan kru A-1314 dapat dinilai sebagai profesional. Oleh karenanya saya memberikan penghargaan Well Done kepada mereka. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kru pesawat khususnya dan seluruh personel TNI AU umumnya dalam meningkatkan kualitas kinerja di bidang masing-masing” tutur KSAU.

Seusai memberikan penghargaan Well Done, kepada media KSAU menyatakan kondisi pesawat dalam keadaan baik, hanya bagian turbin mesin nomor 1 megalami gangguan. Saat ini TNI AU masih melakukan penyelidikan secara detail.

Ditambahkannya, insiden tidak mengganggu operasi penerbangan VVIP/VIP, karena sekarang semua penerbangan VVIP/VIP sudah dialihkan ke pesawat Boeing, sementara fungsi A-1314 akan dialihkan sebagai pesawat kargo untuk mendukung kegiatan operasi.

Untuk meningkatkan profesonalisme pilot,  TNI AU terus memasukan jam latihan simulator ke dalam silabus pendidikan penerbang.

Keberadaan simulator menurut KSAU sangat membantu kemampuan pilot dalam mencapai  15 jam terbang per bulan untuk setiap penerbang.

“Katakan 5 jam di simulator, kemudian 10 jam dapat terbang, maka kami dapat meningkatkan kemampuan pilot dan sekaligus safe of flight. Sekarang terus kami kembangkan untuk meraih profisiensi, sehingga penerbang dapat dikatakan profesional dalam tipe pesawat tersebut,” beber Hadi di hadapan awak media.

Hinga saat ini peran pesawat C-130 Hercules sangat besar, yaitu sebagai tulang punggung negara dalam tugas-tugas civic mission.

Baca KC-130 Hercules, Tanker Penyambung Napas Pesawat Tempur

Pesawat Hercules berperan besar alam misi kemanusiaan seperti angkutan bantuan kemanusiaan, bencana alam serta penerbangan angkutan udara militer (PAUM).

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: