Duduk di kokpit jet tempur dan menerbangkannya bagi kaum hawa, memang masih menjadi sesuatu yang spesial. Karena itu, wanita yang berhasil menjadi penerbang tempur dipastikan akan meraup pujian.
Kekaguman itu pula yang diraih seorang wanita Angkatan Udara Jepang yang dikukuhkan sebagai wanita Jepang pertama yang menjadi pilot pesawat tempur.
Letnan Satu Misa Matsushima (26) adalah wanita Jepang pertama yang dipercaya menerbangkan Mitsubishi F-15J/DJ Eagle yang menjadi andalan Jepang.
“Sebagai wanita pertama (fighter pilot), saya akan membuka jalan,” ujarnya kepada wartawan.
AU Jepang mulai merekrut wanita sebagai penerbang pada 1993, kecuali jadi penerbang tempur dan pesawat intai. Larangan ini kemudian dicabut pada akhir 2015.
“Sejak melihat film Top Gun ketika saya masih sekolah dasar, saya selalu mengagumi pilot jet tempur,” kata Misa Matsushima yang lulusan Akademi Pertahanan Nasional Jepang tahun 2014.
Setelah lolos pendidikan dan dilantik sebagai penerbang AU Jepang pada Oktober 2016, ia terus berusaha untuk bisa menjadi penerbang tempur. Sesuatu yang diimpikannya sejak kecil.
Tiga wanita lainnya saat ini tengah berjuang di sekolah penerbang militer guna mengikuti jejak Misa Matsushima.
Misa Matsushima sebelumnya adalah penerbang pesawat angkut sebelum larangan menjadi pilot tempur bagi wanita dicabut.
Setelah menyelesaikan rangkaian latihan terbang, Misa Matsushima akan ditempatkan di Nyutabaru Air Base di Miyazaki Prefecture. Ia bergabung dengan 5th Air Wing yang berpangkalan di pantai timur Pulau Kyushu.
Menurut pihak AU Jepang, Matsushima yang menyelesaikan pelatihan bersama lima penerbang pria, diperkirakan akan mulai menerbangkan F-15 dalam enam hingga 12 bulan ke depan.
Setelah menjalani latihan lanjutan berikutnya, barulah ia dinyatakan sebagai penerbang tempur yang siap mencegat setiap pesawat yang masuk ke wilayah udara Jepang.
Teks: beny adrian