Tur Spesial Panglima TNI Kunjungi Memorial USS Arizona dan USS Missouri

Ada kegiatan spesial yang dijalani Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto hari ini, Senin (10/9/2018) di Honolulu, Hawaii. Bersama delegasi dari negara lain, Panglima TNI dan rombongan Mabes TNI mengikuti tur sejarah di Pearl Harbour.

Dengan menumpang bus wisata, rombongan mengunjungi Arizona Memorial di Pearl Harbour. Rombongan berangkat dari pelabuhan Armada Pasifik. Di sini rombongan diterima oleh Rear Admiral Louis C. Tripoli yang merupakan Command Surgeon dari Komando Pasifik.

Memorial USS Arizona dengan desian unik dan USS Missouri. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Sebuah bangunan berdesain khusus berdiri di atas reruntuhan bangkai battleship USS Arizona yang tenggelam akibat serangan pesawat pembom Jepang saat Perang Dunia II (PD II) meletus di Pasifik.

Monumen USS Arizona yang berbentuk lengkungan putih itu dibangun untuk menghormati para pelaut yang gugur dalam sebuah peristiwa paling tragis dalam sejarah Amerika.

Di sinilah di Memorial USS Arizona dilakukan penghormatan setiap bulan Desember kepada para pelaut yang kehilangan nyawanya di Pearl Harbor.

Panglima TNI dan rombongan melewati semacam jembatan untuk memasuki USS Missouri. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Untuk mencapai Memorial USS Arizona yang berada sedikit di lepas pantai, hanya bisa dikunjungi dengan perahu sebagai bagian dari tur 45 menit.

Dalam tur ini, Panglima TNI dan rombongan lainnya tidak akan memasuki Memorial USS Arizona, namun hanya melewatinya saja.

Panglima TNI dan rombongan mendapat tumpangan kapal kedua bersama Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Korea Selatan. Bendera biru dengan bintang empat pun ditambatkan di haluan kapal.

Sebelum mencapai USS Arizona, kapal melewati monumen kapal selam USS Bowfin. Monumen ini untuk memperingati 52 awak kapal selam AS yang gugur dalam PD II.

Beberapa menit kemudian kapal pun mendekati Memorial USS Arizona. Memorial seperti jembatan ini dibangun persis di atas retuntuhan USS Arizona yang karam dihantam torpedo Jepang.

Jika kita bisa berdiri di atas anjungan Memorial, maka akan terlihat bangkai berkarat USS Arizona persis di bawah permukaan air.

Panglima TNI mengabadikan dengan telepon selularnya sebuah titik paling bersejarah di geladak USS Missouri. Di tempat yang dinamakan Surrender Deck inilah Jepang menerima kekalahan dari Amerika pada 2 September 1945. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Memorial USS Arizona menyimpan emosi yang sangat kuat bagi AS. Kapal ini karam setelah dibombardir Jepang pada 7 Desember 1941. Hampir semua dari 1.177 personel di dalamnya tewas hari itu juga.

Karena kunjungan ini tidak melewati jalur wisata, maka rombongan pun tidak bisa memasuki Memorial USS Arizona. Alias melewati saja dari teluk Pearl Harbour.

Namun jika anda melalui Pusat Informasi turis, maka tentu akan bisa melihat barang pribadi para pelaut, juga foto dan penjelasan rinci lainnya di dalam Memorial untuk memberikan informasi betapa dahsyatnya serangan di Pearl Harbour saat itu.

Memorial USS Arizona buka setiap hari, kecuali Natal, Thanksgiving, dan Tahun Baru. Mengingat tempat ini sesungguhnya pemakaman, pengunjung diharapkan selalu bersikap sopan. Tas tidak boleh dibawa masuk ke dalam memorial.

Setelah itu kapal yang membawa rombongan melewati USS Missouri yang sangat perkasa (The Mighty Mo). Enam meriam raksasa Mark 7 kaliber 406mm masih menempel kokoh di posisinya. Setelah mengitari area Memorial ini, rombongan pun diajak naik ke USS Missouri.

Panglima TNI membaca papan informasi yang menceritakan aksi Kamikaze Jepang yang sangat berani selama serangan di Pearl Harbor. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Jika membaca sejarah Perang Pasifik, dunia memang baru menyadari betapa kemampuan kapal selam dan pesawat terbang menjadi ancaman terbesar terhadap kapal perang. Termasuk battleship dan kapal induk.

Serangan udara Jepang terhadap Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 langsung membuktikan cara baru peperangan di laut yang mematikan.

Dari 18 kapal perang AS yang tenggelam atau rusak, tak kurang dari delapan adalah battleship seperti USS Arizona, USS Oklahoma, USS Nevada dan lain-lain.

Dua hari kemudian, 10 Desember, menyusul dikaramkannya kapal battle-cruiser Inggris HMS Repulse dan kapal tempur HMS Prince of Wales oleh pesawat Jepang. Perang Pasifik diakui sebagai episode terakhir era kapal perang bermeriam besar.

Setelah melewati USS Missouri dan sesaat sebelum kapal berbelok ke kanan untuk kembali ke dermaga awal, pemandu wisata dari AL AS ini menyampaikan sambil menoleh ke arah perbukitan di sisi kiri kapal.

“Di antara lorong perbukitan itulah pesawat Jepang muncul dan memulai serangannya,” ujarnya sambil menunjuk.

Sebelum tur perairan di Memorial USS Arizona berakhir, kapal melewati reruntuhan kapal perang AS lainnya, USS Utah.

Foto bersama Panglima TNI dan rombongan di USS Missouri. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Dalam menit-menit pertama serangan Jepang ini, USS Utah dihantam dua torpedo yang menyebabkan kerusakan serius hingga karam. Banyak yang berhasil menyelamatkan diri, namun 64 pelaut tewas dalam serangan ini.

“Tur sejarah yang mengagumkan, betul-betul membangkitkan rasa nasionalisme,” ujar Marsekal Hadi yang memuji cara Amerika mewarisi sejarah perangnya.

Tur spesial 45 menit pun berakhir.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: