Sebentar Lagi, Heli Kepresidenan VH-3 Sea King “Marine One” Akan Tinggal Kenangan

0

MYLESAT.COM – Helikopter transportasi Kepresidenan Amerika Serikat, VH-3 Sea King yang lebih dikenal sebagai Marine One, selangkah lebih dekat ke masa pensiunnya. Informasi itu disampaikan oleh US Naval Air Systems Command.

Baca Juga: 

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (8/1), Naval Air Systems Command mengatakan bahwa Fleet Readiness Center East (FRCE) baru-baru ini menyelesaikan pekerjaan pada mesin helikopter kepresidenan T58-GE-400B terakhir yang mendukung Marinir di Marine Helicopter Squadron One (HMX-1).

Skadron ini menyediakan transportasi eksekutif bagi Presiden, Wakil Presiden, Kabinet, dan pejabat asing.

Versi saat ini dari helikopter kepresidenan yang didukung FRCE, VH-3D Sea King, dijadwalkan akan digantikan oleh helikopter kepresidenan VH-92A pada tahun ini.

Pusat pemeliharaan (MRO) di Marine Corps Air Station Cherry Point, Carolina Utara, telah bekerja sama dengan Presidential Helicopter Program yang dikenal sebagai Gold Plate Program selama lebih dari lima dekade.

FRCE mulai bekerja dengan helikopter kepresidenan pada 1967, ketika organisasi itu dikenal sebagai Naval Air Rework Facility (NARF).

Mesin General Electric T58-GE-8C yang diproduksi di fasilitas tersebut menggunakan helikopter Sea King versi VH-3A untuk mendukung Marine Helicopter Squadron One (HMX-1).

Helikopter VH-3A adalah versi modifikasi dari helikopter antisubmarine Sikorsky H-3 Sea King yang dirancang untuk menyediakan transportasi helikopter jarak pendek kepada presiden.

Pada tahun-tahun berikutnya, program ini telah beralih melalui dua peningkatan mesin sebelum mengadopsi T58-GE-400B pada 1985, dan masih digunakan sampai sekarang.

“Merupakan kebanggaan mengetahui bahwa Anda memiliki bagian dalam helikopter yang menerbangkan presiden,” ujar Charles Morgan, mekanik sistem pneudraulics.

“Saya telah bekerja untuk lima presiden yang berbeda,” kata Dan Smith, spesialis logistik yang telah bekerja di FRCE sejak 1983. Smith pensiun dari FRCE pada 2016, tetapi diminta kembali pada 2018.

Share.

About Author

Leave A Reply