MYLESAT.COM – Mereka adalah orang-orang di balik layar. Bekerja tanpa pamrih, jauh dari tepuk riuh. Dedikasi para teknisi Depo Pemeliharaan (Depohar) 20 di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur layak diapresiasi. Mereka lah yang menjaga agar alutsista udara TNI AU layak dioperasikan.
Apresiasi yang sudah sepantasnya itu ditunjukkan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., dengan meninjau langsung Satuan Pemeliharaan (Sathar) 21 dan 24 yang berada di bawah Depohar 20, Kamis (06/05/2021).
Di Depohar 20, KSAU diterima Komandan Dandepohar 20 Kolonel Lek Soegeng Ryady, S.T. Kolonel Soegeng memandu KSAU dan rombongan saat mengikuti tur singkat di Sathar 21 dan 24.
Di Sathar 21, Marsekal Fadjar mendapat penjelasan mengenai AWSS (Air Weapon Scoring) pesawat F-16 Fighting Falcon. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi penembakan udara ke darat pesawat F-16.
Selain mampu menilai perkenaan tembakan, alat ini juga mampu menghitung jumlah peluru yang ditembakan.

KSAU melihat fasilitas engine test cell untuk drone Aerostar. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Beberapa inovasi dan kreativitas Sathar 21 adalah memodifikasi alat kerja yang berbasis komputer. “Software-nya kami kembangkan dari basis yang ada, jadinya justru lebih bagus,” ujar Soegeng. Diperlihatkan juga inovasi pada test bench asymmetri brake pesawat T-50.
KSAU tak lupa menyapa beberapa personel dan meminta mereka untuk memberikan dedikasi terbaik bagi TNI AU. Dari situ KSAU menuju Sathar 24.
Sathar 24 merupakan satuan pemeliharaan dan perbaikan peralatan wahana udara (air vehicle) pesawat tanpa awak (UAV). Saat itu diperlihatkan kemampuan Sathar 24 dalam memelihara dan memperbaiki mesin drone Aerostar yang dioperasikan Skadron Udara 51.
Di antara inovasi Sathar 24 adalah membuat engine test cell untuk mesin Aerostar.